HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Penculik Lepas Toke Pupuk

Setelah dua hari ditawan penculik, H. Nyak Umar (73) akhirnya bebas. Kakek asal Desa Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dil...

Setelah dua hari ditawan penculik, H. Nyak Umar (73) akhirnya bebas. Kakek asal Desa Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dilepas pelaku, lantas dibiarkan pulang sendiri ke rumah. Ia menaiki angkot dari terminal, selanjutnya tiba di kediaman dengan menumpang becak mesin, Rabu (9/5) pagi pukul 09.00 Wib.

Pantauan Koran ini, banyak warga setempat terutama tetangga berdatangan kerumah korban. Mereka kelihatannya ingin sekali mengetahui seputar aksi penculikan dan tentang motif dibalik penculikan terhadap H. Nyak Umar tersebut. Namun kelihatannya korban belum bias diganggu, Korban masih trauma atas kasus yang menimpanya tersebut.

Terkait telah kembalinya toke pupuk tersebut, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Armia Fahmi membenarkan hal itu. Menurut Armia Fahmi, informasi yang diperoleh pihaknya bahwa korban pulang dengan menumpang Mopen dan turun di terminal bis Kota Kuala Simpang dan selanjutnya korban menumpang becak mesin langsung menuju rumahnya.

Setiba dirumahnya, korban tidak bicara banyak, dan cenderung membisu. Setelah diculik selama 3 malam oleh OTK, korban kelihatannya masih begitu trauma dan sakit. “Kita belum mendapat informasi dari korban tentang kronologis kejadian yang menimpa korban. Namun pada hari kejadian Senin (7/5) keluarga korban, sempat mendapat telepon dari pelaku yang meminta tebusan sebesar Rp 750 juta dari keluarga korban.” Kata Armia Fahmi.

Menurut Armia, pihaknya belum mendapat keterangan lebih lanjut tentang kejadian tersebut. Armia menyarankan agar bersabar karena korban belum bias dimintai keterangan terhadap kejadian yang menimpanya. “Jadi kita bersabar dulu, menunggu korban betul-betul fit dan bisa bercerita lebih banyak. Saat ini dia masih bungkam.” Imbuhnya.

Seperti yang diberita sebelumnya, korban, H. Umar yang dikenal memiliki beberapa toko di kota Kuala Simpang yang menjual berbagai jenis pupuk, alat pertanian serta insektisida itu diculik OTK Senin (7/5) sekira pukul 04.30 Wib ketika pergi ke mesjid Muhammadiyah (Taqwa) tidak jauh dari rumahnya untuk melaksanakan sholat subuh. Korban saat itu diculik oleh pelaku dan membawanya dengan menggunakan mobil Panther Touring warna putih.

Editor : Rico Fahlevi
Sumber : Metro Aceh