Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Malam yang dingin tidak menyurutkan langkah Camat Karang Baru, Fakhrurrazi Syamsuyar, S.STP, untuk hadir di ...
Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Malam yang dingin tidak menyurutkan langkah Camat Karang Baru, Fakhrurrazi Syamsuyar, S.STP, untuk hadir di tengah-tengah warganya. Pada Minggu malam (19/7), sekitar pukul 22.30 WIB, ia menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Hunian Sementara (Huntara) 1 dan Huntara 4 di Kampung Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.
Kehadiran orang nomor satu di Kecamatan Karang Baru ini bukan sekadar formalitas. Fakhrurrazi datang dengan misi kemanusiaan: memastikan kondisi warganya pascabencana berjalan baik sekaligus mendengarkan langsung jeritan hati mereka.
Tak sendirian, dalam blusukan malam tersebut Camat Fakhrurrazi turut didampingi oleh sejumlah Datok Penghulu serta staf Kantor Camat Karang Baru.
Kekompakan rombongan yang rela "turun gunung" hingga larut malam ini menjadi wujud nyata keseriusan sinergi antara pemerintahan kecamatan dan desa dalam merangkul serta melayani masyarakatnya secara langsung.
Mendengar Keluhan Air Bersih yang Keruh
Menyusuri gang-gang huntara, Camat bersama para Datok Penghulu berdialog akrab dengan warga. Masalah utama yang langsung diadukan masyarakat malam itu adalah kualitas air bersih. Warga mengeluhkan air yang mengalir ke hunian mereka kerap keluar dalam kondisi keruh dan berwarna kecokelatan akibat karat, sehingga sulit dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Mendengar hal itu, Camat Fakhrurrazi didampingi jajarannya berkomitmen untuk segera mencarikan solusi. Baginya, kenyamanan dan kesehatan warga di masa pemulihan ini adalah prioritas utama pemerintah.
"Kami berkomitmen untuk terus memantau dan menindaklanjuti setiap persoalan yang dihadapi warga. Proses pemulihan pascabencana ini harus berjalan optimal, dan kebutuhan dasar seperti air bersih akan jadi perhatian serius kami," tegas Fakhrurrazi.
Ketegasan Demi Keadilan: Ingatkan Rumah Kosong Harus Segera Dihuni
Selain menyerap aspirasi, kepedulian Camat juga terlihat saat ia bersama rombongan memeriksa sejumlah unit huntara yang hingga kini masih kosong dan belum ditempati oleh penerima manfaat. Fakhrurrazi menyayangkan adanya fasilitas yang telantar padahal sangat dibutuhkan oleh warga terdampak lainnya.
Dengan pendekatan yang persuasif namun tegas, ia mengingatkan agar para penerima manfaat segera menempati rumah sementara yang telah disediakan pemerintah tersebut paling lambat keesokan harinya.
"Fasilitas ini dibangun dengan uang negara untuk membantu warga. Jika tetap dibiarkan kosong tanpa alasan yang jelas, maka pemerintah terpaksa akan menarik kembali kunci rumah tersebut untuk dievaluasi dan dialihkan kepada yang lebih membutuhkan," ujarnya dengan nada tegas namun terukur.
Di akhir kunjungannya yang berlangsung hingga tengah malam, Fakhrurrazi berharap seluruh warga dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas huntara ini dengan bijak sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap selesai.
Kehadiran langsung sang Camat beserta para Datok Penghulu di waktu istirahat warga ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan tidak tutup mata di masa-masa sulit warganya.L24.SWJ.
