Lentera24.com | BANDA ACEH – PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Pemerintah Aceh, LSM Seulan...
Lentera24.com | BANDA ACEH – PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Pemerintah Aceh, LSM Seulanga Aceh, serta masyarakat menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Asoe Nanggroe, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Sebanyak 300 peserta yang terdiri atas unsur Pemerintah Aceh, BPMA, Medco E&P, sivitas akademika, relawan LSM, dan masyarakat setempat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain penanaman mangrove, peserta juga mengikuti aksi bersih pantai serta edukasi mengenai pemilahan sampah sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Aceh, A. Murtala, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang tinggi bagi kehidupan masyarakat.
"Kalau kawasan pesisir rusak, penghasilan masyarakat dari sektor tersebut akan terganggu. Oleh karena itu kami mengajak semua pihak sama-sama menjaga lingkungan. Mangrove yang telah ditanam hari ini mari kita jaga dan rawat agar bermanfaat di masa mendatang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPMA, Nasri Djalal, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian penting dari pengelolaan industri hulu migas yang berkelanjutan. Menurutnya, seluruh tahapan kegiatan, mulai dari eksplorasi hingga produksi, dijalankan dengan prinsip clean and green operation, di mana pengelolaan lingkungan menjadi salah satu indikator utama keberhasilan operasional hulu migas di Aceh.
"Sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan merupakan stimulan yang luar biasa untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, termasuk meningkatkan potensi ekonomi kawasan pesisir," kata Nasri.
General Manager Medco E&P Malaka, Tutu Paniji, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, setelah sebelumnya Medco E&P melaksanakan penanaman 1.000 pohon buah hortikultura di Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
"Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh, BPMA, LSM Seulanga Aceh, dan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap upaya pelestarian mangrove dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi ketahanan kawasan pesisir sekaligus menjadi warisan bagi generasi mendatang," tutup Tutu.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, industri, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat ketahanan ekosistem pesisir Aceh. [] L24.Zal

