HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Simeulue Melawan Inflasi dari Akar Rumput: 2.500 Hektare Lahan Tidur Siap "Disulap" Jadi Lumbung Pangan

Lentera24.com | SIMEULUE – Ada semangat baru yang berhembus dari Aula Sekda Kabupaten Simeulue pada Jumat (5/3/2026). Bukan sekadar rapat k...

Lentera24.com | SIMEULUE – Ada semangat baru yang berhembus dari Aula Sekda Kabupaten Simeulue pada Jumat (5/3/2026). Bukan sekadar rapat koordinasi biasa, Pemerintah Kabupaten Simeulue resmi menabuh genderang perang terhadap kemiskinan dan inflasi melalui peluncuran program Upaya Khusus (UPSUS).

Strateginya sederhana namun tajam: menghidupkan kembali tanah-tanah yang selama ini terlelap.

Membangunkan "Raksasa" yang Tidur

Kabupaten Simeulue ternyata menyimpan harta karun berupa 2.500 hektare lahan tidur yang tersebar di 138 desa. Selama ini, potensi tersebut belum tergarap maksimal. Namun, di bawah komando Dinas Pertanian, lahan luas tersebut kini diproyeksikan menjadi mesin ekonomi rakyat.

Kepala Dinas Pertanian Simeulue, Samsuar, menjelaskan bahwa fokus utama program ini adalah komoditas cepat panen.

"Kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama. Dengan menanam komoditas yang cepat menghasilkan, perputaran ekonomi di desa akan bergerak lebih lincah," ujar Samsuar dengan optimis.

Sinergi Lintas Sektor

Peluncuran ini bukan hanya hajatan Dinas Pertanian semata. Kehadiran tokoh-tokoh penting menunjukkan betapa seriusnya program ini dijalankan:

Pimpinan Daerah: Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris.

Keamanan & Hukum: Unsur Forkopimda, TNI-Polri, hingga Kejaksaan.

Akar Rumput: Kepala Desa se-Kabupaten Simeulue sebagai ujung tombak eksekusi di lapangan.

Visi Simeulue: Mandiri dan Bermartabat

Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, menegaskan bahwa UPSUS bukan sekadar program tanam-menanam. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian pangan. Dengan memproduksi bahan pokok sendiri, Simeulue diharapkan tidak lagi rentan terhadap gejolak harga pasar yang memicu inflasi.

"Saya ingin seluruh kepala desa bersinergi. Jangan biarkan ada lahan yang menganggur. Kita ingin melihat Simeulue yang maju, hebat, dan bermartabat melalui kesejahteraan yang bermula dari lahan kita sendiri," tegas Bupati dalam arahannya.

Melalui gerakan ini, Simeulue sedang mengirim pesan kuat: bahwa solusi atas tantangan ekonomi global bisa ditemukan di halaman rumah dan lahan-lahan desa mereka sendiri.[]L24.DM