Foto: Antrian panjang di beberapa SPBU di Aceh Timur, Salah satunya di SPBU Tanoh Anoe.(Dok.Lentera24.com/Syafrizal) Lentera24.com | ACEH TI...
![]() |
| Foto: Antrian panjang di beberapa SPBU di Aceh Timur, Salah satunya di SPBU Tanoh Anoe.(Dok.Lentera24.com/Syafrizal) |
Lentera24.com | ACEH TIMUR – Menyikapi isu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang mulai memicu kekhawatiran masyarakat akan pasokan bahan bakar, Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., bergerak cepat memberikan kepastian. Ia mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.
Ketegangan di Timur Tengah seringkali identik dengan isu krisis energi, namun Kapolres menegaskan bahwa untuk wilayah Aceh Timur, kondisi di lapangan masih sangat terkendali.
"Warga kami imbau tidak melakukan panic buying. Pembelian BBM hendaknya dilakukan sesuai kebutuhan seperti biasa," tegas AKBP Irwan Kurniadi, Kamis (05/03/2026).
Pantauan Langsung di Lapangan
Untuk memastikan rasa aman masyarakat, jajaran Polres Aceh Timur telah dikerahkan untuk memantau situasi di sejumlah SPBU. Berdasarkan laporan terkini:
Ketersediaan Stok: Berada dalam kondisi relatif aman.
Distribusi: Berjalan lancar tanpa hambatan signifikan.
Aktivitas Warga: Masih terpantau normal dan kondusif.
Bijak Bermedia Sosial
Selain masalah stok, AKBP Irwan Kurniadi juga menyoroti pentingnya menyaring informasi. Di tengah derasnya arus kabar di media sosial, masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas sumbernya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak. Jangan mudah percaya isu yang belum jelas kebenarannya. Hasil pantauan anggota kami memastikan stok masih mencukupi untuk kebutuhan harian," tambahnya.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjamin rantai distribusi BBM di Aceh Timur tetap stabil, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu oleh spekulasi global. []L24.Zal
