HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Mesin Padam di Tengah Laut: Pelajaran Penting Keselamatan Melaut dari Penyelamatan Dua Nelayan Simeulue

Lentera24.com | SIMEULUE – Lautan tidak pernah bisa ditebak. Peristiwa yang menimpa Jumari (54) dan Aldo (23) menjadi pengingat bagi seluru...


Lentera24.com | SIMEULUE – Lautan tidak pernah bisa ditebak. Peristiwa yang menimpa Jumari (54) dan Aldo (23) menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat pesisir tentang betapa krusialnya kesiapan teknis saat melaut. Setelah sempat terombang-ambing akibat kerusakan mesin di perairan Pulau Siumat, kedua nelayan ini akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim SAR Gabungan pada Sabtu malam (7/3/2026).

Kronologi Kejadian: Berawal dari Kerusakan Mesin

Kedua nelayan berangkat sejak Kamis pagi (5/3/2026) untuk mencari nafkah. Namun, apa yang seharusnya menjadi perjalanan rutin berubah menjadi situasi darurat saat mesin perahu mereka mati total pada Sabtu siang. Beruntung, komunikasi masih sempat terjalin sehingga pihak keluarga dapat segera melaporkan titik koordinat terakhir kepada otoritas terkait.

Gerak Cepat Tim SAR Gabungan

Merespons laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sujarwadi, langsung menginstruksikan tim rescuer dari Pos SAR Simeulue untuk membelah ombak demi melakukan pencarian.

Pencarian yang berlangsung hingga malam hari tersebut membuahkan hasil pada pukul 19.05 WIB. Berkat sinergi antara Tim SAR dan nelayan setempat yang melintas, kedua korban ditemukan dan segera dievakuasi menuju Dermaga Pertamina Simeulue Timur.

Apresiasi untuk Para Pahlawan Kemanusiaan

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kerja keras berbagai pihak. Putu Arga Sujarwadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada:

Basarnas (Pos SAR Simeulue) yang bergerak taktis.

TNI/Polri dan Pemerintah Daerah atas dukungan koordinasi.

Nelayan Setempat & Masyarakat yang menjadi mata dan telinga di lapangan.

"Solidaritas di laut adalah kunci. Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Tanpa kerja sama yang apik, hasil manis ini mungkin sulit tercapai," ujar Putu Arga.

Pesan Edukasi: Aman Melaut, Tenang Keluarga di Rumah

Insiden mati mesin di tengah laut adalah ancaman nyata yang bisa berakibat fatal. Melalui kejadian ini, Tim SAR mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan beberapa hal sebelum melaut:

Cek Kelayakan Mesin: Pastikan mesin dalam kondisi prima dan bawa peralatan servis ringan.

Alat Komunikasi & Navigasi: Selalu bawa radio atau ponsel dengan baterai penuh/powerbank.

Life Jacket: Jangan pernah meremehkan penggunaan pelampung meskipun Anda perenang andal.

Pantau Cuaca: Selalu perbarui informasi cuaca dari BMKG sebelum memutuskan berangkat.


Dengan diserahkannya Jumari dan Aldo kepada keluarga, operasi SAR ini resmi ditutup. Sebuah akhir yang melegakan, sekaligus pelajaran berharga bagi kita semua.[]L24.DM