Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP, M.Si. Lentera24.com | KARANG BARU – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang membawa ang...
![]() |
| Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP, M.Si. |
Lentera24.com | KARANG BARU – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang membawa angin segar bagi ribuan warga terdampak banjir bandang November 2025. Melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Sosial (Kemensos), dana bantuan stimulan ekonomi dan jaminan hidup (Jadup) akan segera dicairkan dalam waktu dekat.
Total bantuan yang akan mengalir ke masyarakat mencapai angka yang sangat signifikan untuk pemulihan ekonomi daerah:
Bantuan Stimulan Ekonomi: Rp60,6 Miliar (Menyasar 7.575 KK).
Dana Jaminan Hidup (Jadup): Rp36,07 Miliar (Untuk 26.725 Jiwa).
Santunan Ahli Waris: Rp15 Juta per orang (Untuk 122 penerima manfaat).
"Masyarakat cukup membawa Kartu Keluarga (KK) atau KTP asli sesuai instruksi untuk proses pengambilan di Kantor Pos wilayah masing-masing," ujar Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP, M.Si.
Bantuan ini akan disalurkan kepada warga di delapan kecamatan dari 12 Kecamatan yang telah divalidasi datanya, dengan rincian penerima (KK) sebagai berikut:
Kecamatan Sekerak 1.524 KK Manyak Payed 987 KK Kejuruan Muda 1.438 KK Banda Mulia 804 KK Kota Kualasimpang 1.167 KK Tamiang Hulu 753 KK Seruway 492 KK Tenggulun 410 KK.
Ahmad Yani menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen penuh pada transparansi. Pemda hanya bertugas melakukan pemadanan data melalui Dinsos dan Dukcapil agar bantuan tepat sasaran.
Uang ditransfer langsung dari Pusat ke lembaga penyalur. Melalui Kantor Pos di wilayah masing-masing (Pemda tidak mengelola dana tunai). Hal ini untuk meringankan beban ekonomi selama masa tunggu rehabilitasi hunian tetap.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Juru Bicara Pemkab Aceh Tamiang, M. Farij, S.STP, mengapresiasi kesabaran masyarakat dan berharap bantuan ini menjadi pemicu percepatan pemulihan pasca-bencana. "Gunakanlah bantuan ini sebaik mungkin untuk kebutuhan pokok dan pemulihan keluarga," pesannya.[]L24.Sai
