HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

MPC PP Aceh Tamiang: Rakyat Aceh Kembali Dikhianati, CSR PT PEMA Mengalir ke Trisakti"

Edi Syahputra.ST Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang Lentera24.com | ACEH TAMIANG - MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamia...

Edi Syahputra.ST Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang

Lentera24.com | ACEH TAMIANG - MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang, Edi Syahputra.ST, layangkan kecaman keras terhadap PT Pembangunan Aceh (PEMA) karena diduga menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke luar Aceh, Sabtu, 6 September 2025.

Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang ini mengecam keras tindakan PT. PEMA yang menyalurkan dana CSR sebesar Rp.20 juta untuk acara Dies Natalis Universitas Trisakti di Jakarta.

Bagi kami, persoalan ini bukan sekadar angka, nilainya memang hanya Rp.20 juta, tetapi pesannya jelas: PT. PEMA telah mengkhianati rakyat Aceh. Dana CSR yang seharusnya untuk membangun pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat Aceh, justru dipakai untuk pesta di kampus elit Jakarta.

Lebih parah lagi, penyaluran dana ini terkait erat dengan Direktur PT. PEMA yang merupakan alumni Universitas Trisakti. Fakta ini menunjukkan adanya indikasi nepotisme dan conflict of interest, di mana dana rakyat Aceh dijadikan alat untuk menyenangkan almamater pribadi.

Kami menilai langkah ini:
1. Menyalahgunakan fungsi CSR, yang seharusnya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat Aceh, bukan pencitraan kampus di Jakarta.

2. Mengkhianati amanah publik, karena dana CSR berasal dari hasil pengelolaan aset rakyat Aceh.

3. Mencederai integritas BUMD, dengan mempraktikkan nepotisme dan kepentingan pribadi di atas kepentingan masyarakat.

Kami menuntut:
PT. PEMA segera menghentikan seluruh penyaluran CSR keluar Aceh, termasuk yang bermotif almamater.

Pemerintah Aceh segera memeriksa dan mengevaluasi kepemimpinan Direktur PT. PEMA yang telah menyalahgunakan kewenangan.

Dana CSR yang sudah keluar untuk Dies Natalis Trisakti harus dikembalikan dan diprioritaskan untuk rakyat Aceh.

Jadi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan "ini bukan sekadar uang, tapi ini soal harga diri rakyat Aceh'.

Jika praktik semacam ini terus dibiarkan, maka kami siap menggalang perlawanan rakyat Aceh untuk menuntut keadilan.

CSR adalah hak rakyat Aceh, bukan bancakan elit dan almamater!
Sementara Direktur PT PEMA Mawardi Nur yang dikonfirmasi Lentera24.com hingga berita ini dipublis belum ada memberikan keterangan resminya.[]L24.Sai