HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Economic Value of Time VS Time Value of Money

Economic Value of Time (nilai ekonomi waktu) merupakan sebuah konsep dimana waktulah yang memiliki nilai ekonomi, bukanlah uang yang memilik...

Economic Value of Time (nilai ekonomi waktu) merupakan sebuah konsep dimana waktulah yang memiliki nilai ekonomi, bukanlah uang yang memiliki nilai waktu. Economic Value of Time memiliki arti memaksimumkan nilai ekonomis suatu dana pada periodik waktu. Konsep economic value of time yaitu nisbah. Nisbah harus dikalikan dengan pendapatan aktual (actual return) bukan dengan pendapatan yang diharapkan (expected return).


Time Value of Money (nilai waktu uang) merupakan sebuah konsep dimana nilai uang di masa kini akan lebih berharga dibandingkan dengan masa yang akan datang. Uang yang dimiliki saat ini lebih bernilai karna dapat di investasikan dan memperoleh bunga. Uang dapat dijadikan sebagai alat untuk mempermudah terjadinya transaksi, dan sebagai alat pertukaran barang atau jasa dalam suatu wilayah. Konsep time value of money yaitu adanya bunga.

Economi value of time lebih memanfaatkan waktu, dan dibangun atas dasar keuntungan atau kerugian dalam investasi atau jual beli. Sedangkan time value of money lebih berfokus pada nilai uang, dan dibangun berdasarkan sistem interest yang menghendaki kepastian timbal balik.
Perbedaan economic value of time dan time value of money pada penerapan ekonomi islam dan ekonomi konvensional :

1. Tujuan Utama, pada ekonomi islam untuk mencapai falah di dunia dan di akhirat. Sedangkan ekonomi konvensional semata mata hanya kesejahteraan duniawi saja.

2. Sumber Utama, ekonomi islam bersumber pada Al-Qur'an dan Sunnah. Sedangkan ekonomi konvensional berdasarkan pada rasionalitas.

3. Ekonomi islam lebih menekankan pada konsep need(kebutuhan). Sedangkan ekonomi konvensional lebih menekankan pada konsep want(keinginan).

4. Pada ekonomi konvensional mencari keuntungan semaksimal mungkin. Sedangkan pada ekonomi islam tidak hanya ingin mencapai keuntungan ekonomi saja. Tetapi, mengharapkan keuntungan rohani juga (falah).

Economic value of time relatif lebih adil dalam perhitungan kontrak yang bersifat pembiayaan bagi hasil (profit sharing). Dalam islam tidak dikenal dengan adanya time value of money, yang dikenal adalam economic value of time. Karena time value of money memiliki konsep yaitu adanya bunga. Sedangkan bunga erat kaitannya dengan riba, dan riba adalah haram, dan agama islam melarangnya. Sehingga tidak sesuai dengan keadilan dimana "al-al-qhumu bi qhurni" (mendapatkan hasil tanpa mengeluarkan risiko) dalam sistem ekonomi islam.

Dengan konsep economic value of time, hal tersebut jika waktu digunakan secara baik, efisien, dan efektif, maka konsep economi value of time akan berjalan lancar. Karena, bertambah dan berkurangnya nilai dari uang jika diupayakan dengan usaha-usaha. Efisiensi dan efektifitas waktu akan memberikan keuntungan lebih kepada orang yang melakukannya. Maka siapapun yang melakukan akan memperoleh keuntunga di dunia dan akhirat, apabila segala yang ia perbuat dengan niat berbadah kepada Allas swt.

Pengirim :
Febianti Istiqomah
Prodi : Akuntansi Syariah F Semester 4
Mata Kuliah : Manajemen Keuangan Syariah
Dosen Pengampu : Dr. Muhammad Iqbal Fasa, M.E.I