Usman Tenggelam di Sungai Kaloy Ditemukan Tidak Bernyawa

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Usman Bin Alm Basri (40) warga Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, dilaporkan tenggelam di Sungai Kaloy Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (15/2) sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban Usman warga Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ditemukan tidak bernyawa
Informasi yang berhasil didapat dari Ketua Satgas Pencarian dan Pertolongan Kab. Aceh Tamiang  Khairul menyebutkan Korban Usman bersama anaknya Vicky Ramadhan yang hendak menyeberangi sungai, dimana korban menyeberang dengan cara berjalan kaki, sedangkan anaknya menggunakan getek (rakit). 

Korban terlebih dahulu menyeberangi sungai, namun sampai ditengah sungai korban terpeleset dan terbawa arus sungai yang deras, anak korban yg menyeberangi sungai dgn menggunakan getek berusaha menyelamatkan korban, namun korban tidak berhasil diselamatkan. 

Setelah memastikan informasi tersebut, Tim Satgas SAR Aceh Tamiang disusul dengan Pos SAR Langsa pada pukul 22.20 Wib berangkat menuju Kampung Kaloy, berkisar pukul 24.00 WIB Tim Satgas SAR Aceh Tamiang bersama dengan Pos SAR Langsa tiba di Kampung Kaloy.

Setelah Koordinasi dengan Polsek dan Koramil Tamiang Hulu serta masyarakat setempat, Tim Satgas SAR Aceh Tamiang, Pos SAR Langsa dan anggota Polsek bergerak menuju ke LKP yang berjarak sekitar 16 KM dari Pulotiga dan tiba di lokasi korban terbawa arus sungai pukul 04.00 WIB. 

Kemudian jelas Khairul pada Minggu (16/2) berkisar pukul 07.30 WIB, Tim Satgas SAR Aceh Tamiang dan Pos SAR Langsa melakukan penyisiran dengan menggunakan 2 unit Rubber Boat beranggotakan 9 rescuer dibantu 2 orang anggota Polsek Tamiang Hulu dan 1 orang Masyarakat setempat melakukan penyisiran dari titik korban terbawa arus sungai menuju hilir sepanjang 3 km atau sampai Batu Kapur, namun tidak menemukan korban.

Sekitar pukul 13.40 WIB, Tim gabungan kembali melakukan penyisiran dari titik korban terbawa arus sungai menuju ke hilir sungai berjarak sekitar 2 KM dan melakukan tehnik blender dengan menggunakan rubber boat, dibantu masyarakat setempat melakukan pencarian dengan cara menyelam secara manual pada titik yg diduga keberadaan korban.
Setelah melakukan pencarian tiga jam kemudian tepatnya pukul 16.30 WIB, Tim Gabungan bersama dengan masyarakat berhasil menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada jarak sekitar 2 KM dari korban terbawa arus sungai, selanjutnya korban di evakuasi oleh Tim dan dibawa ke Puskesmas Kecamatan Tamiang Hulu menggunakan Rubber boat, sebut Khairul.[]L24.sai

Powered by Blogger.