Lentera 24.com | LANGSA -- Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Langsa Yuliandi Djalil, S.SiT.M.H, optimis di tahun 2018 Langsa menj...
Lentera24.com | LANGSA -- Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Langsa Yuliandi Djalil, S.SiT.M.H, optimis di tahun 2018 Langsa menjadi kota pertama bersertifikat lengkap di Indonesia.
Kepada awak media Jumat (19/2) Yuliandi Djalil, S.SiT.M.H mengatakan, mari sama-sama kita wujutkan Kota Langsa menjadi Kota bersertifikat terlengkap di tahun 2018 ini.
Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Langsa agar dapat menyampaikan himbauan ini secara berantai kepada saudra, teman dekat agar berbondong bondong mensertifikatkan tanah nya ,dan BPN Langsa mempermuda proses penerbitan sertifikat tersebut.Ibuhnya.
Sambungnya, Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanahan di Aceh, terkhususnya di Langsa.
Badan Pertanahan Nasional kota Langsa terus bersinergi dalam menjalankan programnya terfokus kepada penyelesaian sertifikat melalui program prona/PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).
Prona/PTSL yang sudah dimulai sejak Tahun 2017 di kota Langsa ini, sampai saat ini (2018) sudah hampir rampung dalam penyelesaian sertifikat tanah yang bermasalah maupun yang belum memiliki sertifikat tanah, tandasnya.
Gagasan Kepala BPN Langsa spontan mendapat respon positif dari masyarakat, bahkan mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah SE, semoga program luar biasa dari BPN Langsa ini dapat terlaksana dengan baik.
Kepada awak media Jumat (19/2) Yuliandi Djalil, S.SiT.M.H mengatakan, mari sama-sama kita wujutkan Kota Langsa menjadi Kota bersertifikat terlengkap di tahun 2018 ini.
Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Langsa agar dapat menyampaikan himbauan ini secara berantai kepada saudra, teman dekat agar berbondong bondong mensertifikatkan tanah nya ,dan BPN Langsa mempermuda proses penerbitan sertifikat tersebut.Ibuhnya.
Sambungnya, Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanahan di Aceh, terkhususnya di Langsa.
Badan Pertanahan Nasional kota Langsa terus bersinergi dalam menjalankan programnya terfokus kepada penyelesaian sertifikat melalui program prona/PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).
Prona/PTSL yang sudah dimulai sejak Tahun 2017 di kota Langsa ini, sampai saat ini (2018) sudah hampir rampung dalam penyelesaian sertifikat tanah yang bermasalah maupun yang belum memiliki sertifikat tanah, tandasnya.
Gagasan Kepala BPN Langsa spontan mendapat respon positif dari masyarakat, bahkan mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah SE, semoga program luar biasa dari BPN Langsa ini dapat terlaksana dengan baik.
