HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Ada Pohon Uang di Skotlandia

Pohon uang, ini mungkin hanya dianggap sebagai khayalan, tapi tidak jika Anda traveling ke Skotlandia di Britania Raya. Di sana banyak poh...

Pohon uang, ini mungkin hanya dianggap sebagai khayalan, tapi tidak jika Anda traveling ke Skotlandia di Britania Raya. Di sana banyak pohon yang batangnya penuh uang koin. Wow!

Sesaat mungkin Anda akan merasa geli saat melihat ada banyak pohon berbintik-bintik di Skotlandia. Tapi, cobalah lihat lebih dekat dan amati bintik-bintik apa yang memenuhi hampir seluruh batang pohon ini.

Anda tidak salah lihat, ternyata motif berbintik yang muncul di batang pohon berasal dari uang logam yang menempel. Ini baru namanya pohon uang!

Penasaran dengan pohon ini? Anda bisa datang langsung ke kawasan Peak District, Skotlandia. Eits, tapi jangan terburu senang. Meski diberi nama pohon uang atau money tree, pohon ini bukanlah pohon yang berbuah uang atau pun berdaun uang. Pohon uang milik Skotlandia hanyalah pohon yang batangnya ditempel ratusan bahkan ribuan koin.

Tidak hanya satu, tapi ada beberapa pohon dengan tempelan koin yang ada di Skotlandia. Umumnya, batang yang digunakan hanyalah batang pohon tua, yang sudah mati.

Usut boleh usut, pohon uang ini ternyata adalah pohon permohonan rakyat Skotlandia. Beramai-ramai mereka datang untuk memalu koin ke batang, agar tertanam dan tidak jatuh, seperti yang ditulis Web Urbanist, Jumat (20/7/2012).

Menurut kepercayaan rakyat Skotlandia, dewa-dewa tinggal dalam pohon tua. Jadi, agar selalu diberi kesehatan, kemakmuran dan segala permohonan dikabulkan, warga Skotlandia menyisipkan uang logam dalam pohon tua yang telah ditebang.

Tidak hanya uang logam, penduduk Skotlandia juga meletakkan sesajen seperti makanan dan minuman di samping pohon. Lagi-lagi ini untuk memohon kepada dewa di dalam pohon, agar permintaan dikabulkan.

Kini, pohon uang menjadi daya tarik wisata yang kuat bagi setiap pelancong yang datang. | Putri Rizqi Hernasari, detikTravel.com