HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Seorang Tewas Tertembak di Papua, Warga-Polisi Saling Tuding Soal Pelaku

Teyu Tabuni (20), seorang warga Jl. Samratulangi Dok V Atas Jayapura, Papua, sekitar 08.30 WIT tewas karena diduga tertembak peluru apar...

Teyu Tabuni (20), seorang warga Jl. Samratulangi Dok V Atas Jayapura, Papua, sekitar 08.30 WIT tewas karena diduga tertembak peluru aparat. Polisi membantah dan menyatakan korban tewas akibat benturan benda tumpul.

Teyu tewas saat hendak diamankan polisi karena memalak sejumlah siswa. Jenazah saat ini berada di kamar jenasah RSUD Dok II Jayapura guna keperluan autopsi.

Keluarga korban memblokir jalan raya memprotes tindakan aparat dan menuntut Gubernur Papua, Ketua MRP serta Kapolda hadir guna mempertanggungjawabkan kematian Teyu Tabuni. Mereka juga meminta aparat kepolisian yang diduga menembak untuk segera dihukum seberat-beratnya.

Kapolresta Jayapura, AKBP Alfred Papare kepada wartawan membantah korban tewas diakibatkan oleh peluru aparat kepolisian.

Meski sejumlah saksi mata bersikeras korban ditembak secara brutal oleh aparat kepolisian di bagian kepala, Alfred menuturkan penyebab kematian akibat pendarahan otak yang dikarenakan benturan dengan benda tumpul seperti batu kali saat korban melarikan diri dari aparat yang hendak mengamankan.

"Jadi, polisi yang lakukan patroli dapat laporan ada tiga warga yang beberapa kali memalak sehingga ada petugas kami yang ke TKP mendapatkan mereka bertiga. Kemudian anggota menggeledah badan tiga pelaku menemukan 2 pisau dapur dan 1 tulang kasuari menyerupai pisau," paparnya, Kamis (7/6/2012).

"Salah satu pelaku tidak terima dan berupaya lari, maka salah satu anggota mengejar dan mengeluarkan tembakan peringatan 3 kali dan korban lari menuju aliran sungai lalu terjatuh dan kepala diduga terbentur batu," kata tambahnya.

Lanjut Kapolres, pada saat itu, warga sekitar memperkirakan korban yang terjatuh itu tertembak peluru aparat. Sehingga penyebab kematian terbentur benda tumpul sebagaimana hasil pemeriksaan dokter bersama tim medis.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Papua Kombes Sudarsono kepada pers mengatakan saat ini sejumlah aparat kepolisian yang mendatangi korban tengah diperiksa di Polda Papua. | Erwin Senduk,detikNews.com