Pemilik showroom atau ruang pamer mobil di Jalan Indraprasta, Semarang, Mersam Adli (28), menembak dua karyawannya karena tidak terima...
Pemilik showroom atau ruang pamer mobil di Jalan
Indraprasta, Semarang, Mersam Adli (28), menembak dua karyawannya karena
tidak terima setelah mengetahui bahwa empat mobil dagangannya hilang.
Dua
orang yang ditembak yakni Kemal Setya Aji (39), warga Sambiroto,
Tembalang, dengan luka di pipi kanan tembus ke leher kiri dan tangan
kanan.
Satu orang lainnya yakni Chaerul Setiawan (41), warga Gunungpati, yang terluka di bahu kanan bagian belakang.
Penembakan
terjadi di rumah pelaku yang beralamat di Jalan Sinar Sentosa,
Kedungmundu, Semarang, Rabu (6/6/2012) sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan
informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika pelaku pergi ke Bali
untuk berlibur dan memercayakan bisnis jual beli mobil kepada kedua
korban.
Namun, setelah tiba di Semarang, pelaku mendapati sejumlah mobilnya raib dan ia curiga dengan kedua karyawannya tersebut.
Ia
kemudian memanggil kedua korban ke rumahnya. Tidak puas dengan
jawaban dua karyawannya, pelaku kemudian justru menembaki kedua korban
dengan membabi buta hingga enam kali tembakan.
Kedua korban yang mengalami luka cukup parah kemudian dibawa ke RS Telogorejo untuk mendapatkan penanganan.
Kapolrestabes
Semarang Komisaris Besar Elan Subilan saat dikonfirmasi membenarkan
adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pelaku sudah ditangkap.
Pelaku
menembak dengan menggunakan pistol Colt 38 yang diduga tanpa izin. Di
rumah pelaku juga ditemukan 27 butir peluru yang belum digunakan.