Bencana Angin Puting Beliung kerap melanda Bumi Muda Sedia di musim pancaroba ini. Seperti yang telah dialami di beberapa kawasan di ...
Bencana Angin Puting Beliung kerap melanda Bumi Muda Sedia di musim
pancaroba ini. Seperti yang telah dialami di beberapa kawasan di Aceh Tamiang.
Kini musibah tersebut kembali menerjang dua kampung di Kecamatan Bandar
Pusaka dan Kecamatan Kejuruan Muda, yakni Kampung Blangkandis dan Kampung
Gerenggam, sekira pukul 17.00 Wib minggu (6/5) kemarin.
Informasi yang diterima, sedikitnya 7 unit rumah rusak ringan dan satu orang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kampung Blankandis, Tukiyem (30) menjadi korban keganasan pusaran angin tersebut. Korban yang pada saat itu bersama anaknya berjalan menuju pulang kerumahnya pada kejadian itu, naas menimpa dirinya. "Sebelum sampai kerumah, sebatang pohon Rambung tumbang tepat ke arahnya dan seketika menimpa diri dan anaknya," sebut warga.
Dalam insiden itu, anak korban mengalami cedera namun tidak serius, tetapi ibunya Tukiyem mengalami luka serius dan keadaanya kritis, tetapi cepat dilarikan RSUD Kabupaten Aceh Tamiang untuk mendapatkan pertolongan. Tapi karena luka yang dideritanya sangat parah, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan yang maksimal, hingga berita ini dilansir keadaan korban masih kritis.
Koordinator TAGANA, Sulaiman Bardan mengatakan kepada wartawan, "Ada 8 rumah yang menjadi
korban angin Puting beliung,". Katanya. Masih menurut Sulaiman,
"Kesemua rumah tersebut tidak masuk dalam kategori rusak berat, hanya
mengalami rusak ringan, di Dusun Sidorejo ada 2 unit rumah rusak ringan, Dusun
Sumber Karya 1 unit rumah, Sumber Rejo 3 rumah masing-masing terletak di
Kampung Gerenggam Kecamatan Kejuruan Muda dan hanya mengalami rusak
ringan," ujarnya.
"Sementara itu hal yang sama juga terjadi di Desa Blangkandis didusun sidodadi 1 rumah juga mengalami rusak ringan akibat tertimpa ranting pohon. Di Dusun Gambangan juga terdapat satu rumah yang mengalami rusak ringan akibat musibah angin puting beliung tersebut," kata Sulaiman.(Rico. F)
Informasi yang diterima, sedikitnya 7 unit rumah rusak ringan dan satu orang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kampung Blankandis, Tukiyem (30) menjadi korban keganasan pusaran angin tersebut. Korban yang pada saat itu bersama anaknya berjalan menuju pulang kerumahnya pada kejadian itu, naas menimpa dirinya. "Sebelum sampai kerumah, sebatang pohon Rambung tumbang tepat ke arahnya dan seketika menimpa diri dan anaknya," sebut warga.
Dalam insiden itu, anak korban mengalami cedera namun tidak serius, tetapi ibunya Tukiyem mengalami luka serius dan keadaanya kritis, tetapi cepat dilarikan RSUD Kabupaten Aceh Tamiang untuk mendapatkan pertolongan. Tapi karena luka yang dideritanya sangat parah, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan yang maksimal, hingga berita ini dilansir keadaan korban masih kritis.
Koordinator TAGANA, Sulaiman Bardan mengatakan kepada wartawan, "
"Sementara itu hal yang sama juga terjadi di Desa Blangkandis didusun sidodadi 1 rumah juga mengalami rusak ringan akibat tertimpa ranting pohon. Di Dusun Gambangan juga terdapat satu rumah yang mengalami rusak ringan akibat musibah angin puting beliung tersebut," kata Sulaiman.(Rico. F)
