Lentera24.com| ACEH TAMIANG — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustri...
Lentera24.com| ACEH TAMIANG — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskop UKMPP) mengonfirmasi sebanyak 13.209 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terdampak banjir telah lolos verifikasi tahap I penerimaan Bantuan Presiden (Banpres) tahun anggaran 2026.
Kepala Diskop UKMPP Kabupaten Aceh Tamiang, Dra. Fauziati, membenarkan data tersebut saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2026).
Fauziati menjelaskan, dari total 32.147 pendaftar yang masuk, sebanyak 13.209 UMKM dinyatakan memenuhi syarat administrasi pada tahap pertama. Dari jumlah yang lolos tersebut, 8.151 calon penerima telah resmi diusulkan ke Kementerian UMKM untuk pemrosesan tahap lanjut.
"Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp3 juta per penerima dan akan ditransfer langsung melalui Bank Aceh. Penyaluran tahap I diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember 2026, namun saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi dari kementerian," kata Fauziati kepada awak media, Selasa (3/11/2026).
Fauziati menambahkan, tim verifikasi saat ini masih terus bekerja menyelesaikan verifikasi tahap II untuk sisa kuota sebanyak 7.166 pendaftar. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran Banpres UMKM tahun 2026 ditargetkan rampung sebelum pergantian tahun.
Dalam konfirmasi tersebut, Fauziati juga mengingatkan para pelaku usaha yang dinyatakan lolos untuk segera melengkapi berkas administrasi pendukung, terutama Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan dinas terkait.
"Kami berharap dana hibah ini bisa menjadi stimulan modal kerja bagi pelaku UMKM agar usaha mereka kembali berproduksi dan menopang pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana banjir," pungkasnya.[]L24.Sai
