HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Penyalahgunaan Teknologi Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Aurensiana Efienli Jun  Fakultas: Keguruan Dan Ilmu Pendidikan  Semester: 1/Satu Universitas Katolik Indonesia Sabtu Paulus Ruteng. Salah Sa...


Aurensiana Efienli Jun 
Fakultas: Keguruan Dan Ilmu Pendidikan 
Semester: 1/Satu
Universitas Katolik Indonesia Sabtu Paulus Ruteng.

Salah Satu Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 1 Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Nusa Tenggara Timur.

Lentera24.com - Perkembangan teknologi telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Teknologi dapat memudahkan setiap manusia untuk berkomunikasi, memperoleh informasi, dan bisa digunakan sebagai media pembelajaran. Namun, di balik manfaat tersebut, teknologi juga dapat menimbulkan masalah yang sangat serius apabila tidak digunakan secara tidak bijaksana. Menurut saya, Penyalahgunaan teknologi merupakan masalah serius yang perlu mendapat perhatian bersama karena dapat mempengaruhi perilaku, hubungan sosial, serta keamanan Masyarakat.

Menurut Badan Pusat Statistik (PBS), Sebanyak 72,78% penduduk Indonesia mengakses internet pada tahun 2024. Data ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan Masyarakat. Karena itu, penggunaan internet secara bertanggung jawab perlu diperhatikan.

Sumber: https://www.bps.go.id/id/publication/2025/08/29/beaa2be400eda6ce6c636ef8/statistik-telekomunikasi-indonesia-2024.html

Salah satu bentuk penyalahgunaan teknologi adalah dengan adanya penyebaran berita hoaks, perundungan melalui media digital, penipuan daring, serta penyebaran informasi tanpa izin, serta banyak guru-guru atau tenaga pendidik yang lain mengunggah nilai bahkan nilai siswa-siswi di media sosial. Selain itu, penggunaan teknologi secara berlebihan dapat mengurangi interaksi langsung antarmanusia. Masyarakat terkadang lebih sibuk menggunakan telepon genggam dari pada berkomuikasi dengan orang-orang yang berada di sekitarnya. Jika kebiasaan ini terus berlangsung, hubungan sosial dapat menjadi kurang erat dan rasa kepedulian terhadap sesama dapat berkurang.

Selain itu, Kementrian komunikasi dan informatika melaporkan bahwa sejak tanggal 1 Juli 2023 hingga tanggal 24 Januari 2024 ditemukan 1995 isu hoaks terkaitt pemilu yang tersebar dalam 2.825 konten. Data ini memperlihatkan bahwa penyebaran informasi palsu merupakan persoalan nyata di ruang digital. 

Sumber: https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/siaran-pers-no-70-hm-kominfo-01-2024-tentang-masyarakat-makin-dewasa-wamenkominfo-politik-identitas-dan-hoaks-menurun.

Menurut saya, Masalah ini bukan berarti bahwa teknologi harus dihindari. Tetapi sebaliknya, Masyarakat perlu belajar menggunakan teknologi secara baik dan benar serta bertanggung jawab. Pemerintah, Lembaga pedidikan, keluarga, dan setiap pengguna teknologi harus bekerja sama dalam meningkatkan literasi digital. Masyarakat juga perlu membiasakan diri untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga kerahasiaan data pribadi, menghormati orang lain di ruang digital, dan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan seperti untuk belajar, bekerja serta untuk berkomunikasi dengan orang yang tinggalnya berbeda kota atau negara.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memperkirakan penggunaan internet Indonesia mencapai 221.563.479 orang pada 2024, dengan Tingkat penetrasi 79,5% menurut surveinya. Angka ini menunjukkan bahwa besarnya jangkauan internet sehingga penyalahgunaan informasi berpotensi berdampak luas.(*)

Sumber: https://www.apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Dengan demikian, Penyalahgunaan teknologi dalam kehidupan Masyarakat bukan hanya disebabkan oleh adanya perkembangan teknologi itu sendiri, tetapi juga bagaimana masyakarat memperoleh perilaku penggunaannya. Teknologi seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan,produktivitas, dan kesejahteraan manusia, bukan menjadi alat yang dapat merugikan orang lain. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa penggunaan teknologi harus disertai dengan tanggung jawab, kesadaran, dan etika agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh Masyarakat.