Lentera24.com | BANDA ACEH — Angin segar dinamika organisasi wartawan di Ujung Barat Indonesia kian terasa hangat. Di tengah hiruk-pikuk ka...
Kedatangan Ketua PWI Lhokseumawe tersebut tak sekadar formalitas penyerahan berkas pencalonan Ketua PWI Aceh periode 2026–2031. Lebih dari itu, hadirnya Sayuti bersama rombongan memancarkan energi kebersamaan dan optimisme baru bagi masa depan pers di Tanah Rencong.
Suasana hangat menyelimuti momen penyerahan dokumen kepada tim Steering Committee (SC). Sayuti disambut langsung oleh Ketua SC Konferprov XIII PWI Aceh, Azwani Awi, didampingi Sekretaris SC Iranda Novandi, Ketua Pokja Verifikasi Imran Joni, Azhari Usman dari Pokja Kuorum, serta jajaran panitia lainnya.
Berjalan Bersama, Merawat Marwah Pers
Di balik berkas administratif yang diserahkan, tersimpan harapan besar dari insan pers di berbagai penjuru Aceh. Bagi Sayuti, deretan surat dukungan tersebut bukan sekadar angka atau syarat pencalonan, melainkan sebuah amanah moral yang sangat berarti.
“Kami datang untuk menang,” tegas Sayuti penuh rasa percaya diri, namun tetap diselimuti kerendahan hati.
Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh anggota PWI yang telah memercayakan langkahnya. Dukungan ini menjadi bahan bakar utama baginya untuk membawa PWI Aceh bertransformasi ke arah yang lebih baik, solid, dan bermartabat.
“Kami berharap PWI Aceh terus berkembang—menjadi rumah yang semakin profesional bagi para wartawan, serta tangguh dalam menjaga marwah pers di Aceh,” tuturnya mengalir penuh makna.
Semangat kebersamaan ini turut ditekankan oleh Ketua Tim Pemenangan, Gito Rolies. Menurut Gito, pintu kolaborasi masih terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin berjalan seiring.
“Mari kita bangun kebersamaan ini. Bersama Sayuti Achmad, kita bawa PWI Aceh menjadi organisasi yang makin profesional, solid, serta hadir nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan dan kualitas rekan-rekan wartawan,” ajak sosok yang juga menjabat Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh tersebut.
Menjaga Integritas, Merawat Netralitas
Proses demokrasi di tubuh organisasi para pencari berita ini pun dipastikan berjalan di atas rel yang tepat. Ketua SC Konferprov XIII, Azwani Awi, menegaskan bahwa seluruh dokumen dan surat dukungan yang masuk akan diverifikasi secara ketat dan transparan.
Panitia berkomitmen penuh menjaga independensi demi melahirkan kepemimpinan yang legitimate dan dihormati semua pihak.
“Panitia berkomitmen menjalankan seluruh tahapan konferensi secara objektif dan tidak memihak. Netralitas adalah harga mati agar proses pemilihan berlangsung tertib dan sesuai aturan main organisasi,” tegas Azwani.
Ia juga mengingatkan seluruh elemen yang terlibat untuk saling menghormati mekanisme yang ada, sembari menegaskan bahwa panitia tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang mencoba mencederai prinsip netralitas tersebut.
Kini, bola perhelatan Konferprov XIII PWI Aceh terus bergulir. Di antara komitmen panitia dan gelora semangat para kandidat, harapan akan hadirnya PWI Aceh yang lebih dinamis, humanis, dan profesional kian mekar menyambut fajar baru.[]24.SWJ
