HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Zulkifli H. Adam Raih SMSI Aceh Award, Pariwisata Sabang Didorong Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam menerima SMSI Aceh Award 2026 kategori Tokoh Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh di Anjong Mon Mata, ...

Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam menerima SMSI Aceh Award 2026 kategori Tokoh Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026). (Foto/Ist)

Lentera24.com | BANDA ACEH – Sabang tak hanya ingin dikenal karena laut dan keindahan alamnya. Di tangan Wali Kota H. Zulkifli H. Adam, pariwisata didorong menjadi kekuatan ekonomi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Ikhtiar tersebut mendapat apresiasi melalui SMSI Aceh Award 2026 kategori Tokoh Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh, yang diterima Zulkifli dalam Malam Anugerah SMSI Aceh Award 2026 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu malam (5/9/2026).

Penghargaan diserahkan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, bersama Ketua SMSI Aceh, Aldin NL.

Zulkifli dinilai memiliki kontribusi dalam mendorong pembangunan Sabang dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Bersama Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, Zulkifli kembali memimpin Sabang melalui jalur perseorangan atau independen untuk periode 2025–2030. Keduanya dilantik pada 14 Juni 2025.

Pembangunan Sabang kemudian diarahkan tidak hanya mengejar pertumbuhan pariwisata, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota Sabang mempertahankan opini WTP untuk ke-14 kalinya berturut-turut, serta mencatat sejumlah capaian di bidang penanggulangan kemiskinan, UHC, keterbukaan informasi, pelayanan perizinan dan pengelolaan lingkungan.

Di kawasan pesisir, pemerintah membangun desa nelayan di tiga kawasan dengan menyediakan 100 rumah nelayan. Sebanyak 724 unit BSPS juga disalurkan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian layak.

Program sosial turut diperkuat melalui wajib belajar 12 tahun, pencegahan stunting, subsidi energi dan peningkatan layanan kesehatan.

Sementara itu, Rumah Sakit Terpadu Sabang yang masuk dalam daftar peluang investasi nasional menjadi bagian dari upaya memperluas posisi Sabang sebagai pusat layanan dan aktivitas ekonomi di kawasan paling barat Indonesia.

Ketua SMSI Aceh, Aldin NL, menyebut SMSI Aceh Award sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh dan lembaga yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh.

Bagi Sabang, penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ada pesan lebih besar di baliknya: pariwisata harus mampu membuka lapangan kerja, menghidupkan usaha masyarakat dan menghadirkan kesejahteraan.

Sebab, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya seberapa ramai wisatawan datang ke Sabang, tetapi seberapa besar masyarakat Sabang ikut tumbuh dari geliat ekonomi tersebut. []L24.Sai