HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Terobosan Baru Layanan Jantung di RSUD Langsa, Warga Aceh Tidak Perlu Lagi ke Medan

Lentera24.com | LANGSA — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan terus menunjukkan peningkatan kualitas ...

Lentera24.com | LANGSA — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan terus menunjukkan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Salah satu kabar gembira datang dari Kota Langsa, di mana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa kini telah resmi membuka layanan kateterisasi jantung (cath lab) sejak pertengahan tahun 2026.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa mengungkapkan, kehadiran fasilitas baru ini menjadi angin segar bagi pasien penderita penyakit jantung di wilayah Aceh. Warga yang mengalami serangan jantung akut kini bisa langsung ditangani di RSUD Langsa tanpa harus dirujuk jauh ke Medan atau Banda Aceh.

"Sejak layanan ini dibuka, sudah ada lebih dari 10 kasus pemasangan ring jantung atau stent yang berhasil dilayani di RSUD Langsa. Dengan penanganan yang cepat dan dekat ini, kita berharap angka kematian akibat serangan jantung dapat semakin diminimalkan," ujar Sri Maulizar, Pohan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa dalam kegiatan Media Workshop BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Senin (28/9/2026).

Meski demikian, pihak BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa untuk saat ini layanan kateterisasi di RSUD Langsa difokuskan pada kasus-kasus kegawatdaruratan atau serangan akut. Sementara untuk kasus kronis yang memerlukan prosedur lanjutan tertentu, masih memerlukan kelengkapan penunjang diagnostik lanjutan.


Kolaborasi Bersama Media untuk Edukasi Publik

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media cetak dan online tersebut, BPJS Kesehatan juga mengapresiasi peran media yang selama ini konsisten menyampaikan pemberitaan positif serta edukasi terkait program JKN.

Pihak BPJS Kesehatan mengajak rekan-rekan media untuk terus bersinergi mengawal kualitas pelayanan kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas dan klinik, hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di rumah sakit.

"Kami punya keterbatasan jumlah personel untuk mengawasi pelayanan 24 jam di setiap faskes. Oleh karena itu, mari bersama-sama berkolaborasi. Jika ada kendala atau permasalahan di lapangan, informasikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti," tambahnya.


Capaian Kepesertaan dan Transparansi Pengelolaan Dana

Dari sisi kepesertaan, wilayah kerja Kantor Cabang Langsa yang meliputi empat kabupaten/kota mencatat angka keaktifan peserta JKN yang sangat baik, yakni telah mencapai kisaran 93% hingga 99% dari total penduduk terdaftar.

BPJS Kesehatan juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Dana Jaminan Sosial (DJS) yang terkumpul dari iuran masyarakat dikelola secara hati-hati dan diawasi secara ketat oleh lembaga negara seperti BPK, BPKP, hingga KPK. Seluruh hasil pengelolaan dana tersebut dikembalikan sepenuhnya untuk pembiayaan pelayanan kesehatan dan pengembangan mutu fasilitas peserta.

Melalui kegiatan workshop ini, BPJS Kesehatan berharap sinergi dengan insan pers semakin kuat dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan solutif bagi masyarakat luas.[] L24.Sai