Ketua Umum BADKO HMI Sumatera Barat, Sepri Wandi Lentera24.com | PADANG — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Ba...
![]() |
| Ketua Umum BADKO HMI Sumatera Barat, Sepri Wandi |
Lentera24.com | PADANG — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Barat mengapresiasi langkah cepat dan responsif PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menindaklanjuti informasi serta keluhan masyarakat terkait kualitas BBM jenis Pertalite di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Menurut BADKO HMI Sumbar, langkah Pertamina melakukan pemeriksaan dan pengujian sampel Pertalite di enam SPBU di Kota Padang dan Kabupaten Agam menunjukkan bahwa perusahaan tidak mengabaikan informasi masyarakat. Sebaliknya, Pertamina langsung melakukan pengecekan lapangan dan pengujian untuk memastikan kualitas produk yang disalurkan kepada konsumen.
Ketua Umum BADKO HMI Sumatera Barat, Sepri Wandi, menilai langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Pertamina dalam memberikan kepastian kepada masyarakat.
Kami mengapresiasi respons cepat Pertamina. Ketika muncul informasi dan keluhan masyarakat, Pertamina tidak tinggal diam, tetapi langsung turun melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel untuk diuji. Bagi kami, ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam menjaga kualitas BBM dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, ujar Sepri Wandi.
Pertamina mengambil sampel dari enam SPBU, masing-masing tiga SPBU di Kota Padang dan tiga SPBU di Kabupaten Agam. Sampel tersebut kemudian diperiksa oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta melalui **Lemigas**, lembaga pengujian bahan bakar di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
BADKO HMI Sumbar juga mencatat bahwa berdasarkan hasil sampling dan pengujian awal yang telah dilakukan, sampel Pertalite yang diperiksa menunjukkan **density sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dan tidak ditemukan kandungan air dalam sampel tersebut.
Menurut Sepri Wandi, hasil awal tersebut penting disampaikan kepada masyarakat agar informasi mengenai kualitas Pertalite tidak berkembang berdasarkan asumsi atau spekulasi.
Hasil pemeriksaan awal yang disampaikan Pertamina menunjukkan bahwa sampel yang diuji sesuai spesifikasi dan tidak ditemukan kandungan air. Ini tentu menjadi informasi penting bagi masyarakat. Kita harus memberikan ruang kepada proses pengujian ilmiah dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh pemeriksaan selesai, kata Sepri.
Ia menambahkan, pengujian lanjutan yang dilakukan Pertamina justru menunjukkan adanya kehati-hatian perusahaan dalam memastikan kondisi BBM di lapangan secara menyeluruh.
BADKO HMI Sumbar menilai salah satu hal positif dari langkah Pertamina adalah keterbukaan perusahaan dalam menerima informasi masyarakat.
Pertamina tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap produk, tetapi juga melakukan pengecekan terhadap penerimaan BBM, proses pengawasan kualitas, serta kondisi produk pada titik penyaluran.
Hal tersebut dinilai penting karena kualitas BBM perlu dijaga sejak proses penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran kepada konsumen.
“Kami melihat Pertamina justru menunjukkan sikap terbuka. Informasi masyarakat diterima, kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pengujian. Ini pola penanganan yang baik karena persoalan publik harus dijawab dengan data dan pemeriksaan yang objektif, ujar Sepri Wandi.
Pemberitaan mengenai langkah Pertamina juga mencatat bahwa perusahaan terus melakukan pengawasan kualitas BBM secara berkala dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta pemangku kepentingan terkait. ([Radarsumbar.com]
“Kami mendukung Pertamina untuk terus menjaga kualitas BBM dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga mendukung keterbukaan informasi. Bagi kami, kepentingan masyarakat adalah yang utama, dan kepastian harus dibangun berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif, tutup Sepri Wandi.[]L24.Red
