Lentera24.com | Banda Aceh — Penulis sekaligus Sekretaris Umum DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Aceh, Dr. Yusri Karim, menyerahkan...
Lentera24.com | Banda Aceh — Penulis sekaligus Sekretaris Umum DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Aceh, Dr. Yusri Karim, menyerahkan langsung buku karya terbarunya kepada tokoh ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu), dalam sebuah pertemuan hangat di Warkop Dkupi Aceh 2, Banda Aceh, Rabu (9/9/2026).
Buku berjudul “Aceh dan Ujian Ketahanan Sosial: Pelajaran dari Daerah Pasca Konflik” tersebut diserahkan langsung kepada Waled Nu, yang juga merupakan salah satu dari sembilan ulama anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) Nahdlatul Ulama (NU).
Pertemuan yang berlangsung santai sambil menikmati hidangan kopi, diselingi dengan diskusi ringan mengenai catatan perjalanan dan dinamika sosial masyarakat Aceh.
Waled Nu menyambut baik kehadiran buku yang ditulis Yusri Karim, beliau mengingatkan kita bersama bahwa Aceh telah melewati masa sulit ketika konflik terjadi, dan perdamaian ini harus dirawat secara bersama-sama.
Yusri Karim yang juga sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Desentralisasi Pertahanan dan Keamanan (Dehankam), mengungkapkan bahwa penulisan buku ini dilandasi oleh semangat untuk mendokumentasikan pembelajaran penting Aceh dalam melewati masa-masa pemulihan pasca-konflik.
"Semoga buku ini dapat menjadi bagian kecil dari ikhtiar kita bersama untuk terus merawat perdamaian, memperkuat persatuan, serta membangun masa depan Aceh yang lebih baik," Terang Yusri Karim kepada Waled Nu
Yusri Karim menambahkan bahwa kehadiran buku ini, diharapkan mampu melahirkan gagasan mengenai ketahanan sosial yang dapat menjadi referensi strategis, baik bagi pembuat kebijakan maupun masyarakat luas, dalam menjaga keberlanjutan perdamaian di Tanah Rencong.
"Sudah sepantasnya Aceh dideklarasikan sebagai daerah yang dijadikan referensi dan labolatorium perdamaian dunia," harap Yusri Karim kedepannya.L24.SWJ