Jakarta - Membersihkan kaca biasanya dianggap pekerjaan rumah tangga biasa. Namun, di Inggris ada kompetisi yang menjadikan aktivitas terseb...
Jakarta - Membersihkan kaca biasanya dianggap pekerjaan rumah tangga biasa. Namun, di Inggris ada kompetisi yang menjadikan aktivitas tersebut sebagai ajang adu kecepatan dan ketelitian dengan hadiah mencapai 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 24,1 juta.
Kompetisi itu bernama World Window Cleaning World Cup, kejuaraan dunia bagi para pembersih kaca profesional.
Aturan Lomba
Melansir detikProperti, setiap peserta diberi perlengkapan yang sama, yakni: Squeegee standar ukuran 12 inci (300 mm) dengan gagang tetap. Aplikator (T-bar) standar ukuran 14 inci (350 mm). Sarung aplikator standar 14 inci. Ember berisi air. Deterjen pembersih kaca. Selembar kain atau scrim.
Tugas peserta adalah membersihkan tiga jendela berukuran 45 x 45 inci secepat dan sebersih mungkin.
Di bawah pengawasan tiga juri, peserta menggerakkan squeegee membentuk pola huruf S di permukaan kaca. Setelah itu, mereka menggunakan kain khusus untuk memastikan tidak ada bekas sapuan yang tertinggal.
Begitu selesai, peserta harus berteriak "Stop!" sebagai tanda waktu dihentikan.
Tak Hanya Cepat, Harus Bersih
Kecepatan memang menjadi faktor utama, tetapi kebersihan kaca juga sangat menentukan hasil akhir.
Setiap kesalahan akan dikenai penalti waktu:
- Bekas sapuan, tetesan air, atau garis tipis pada kaca: penalti 0,5 detik.
- Bekas sapuan tebal atau noda yang jelas terlihat: penalti 1 detik.
Para juri telah dilatih untuk menemukan ketidaksempurnaan sekecil apa pun, sehingga kesalahan kecil dapat menggagalkan peluang menjadi juara.
Usain Bolt-nya Pembersih Kaca
Salah satu nama paling terkenal dalam ajang ini adalah Terry Burrows.
Pria tersebut telah mengikuti kompetisi pembersihan kaca sejak pertengahan 1990-an dan menjadi legenda di cabang unik tersebut.
Pada 2009, Burrows mencatatkan rekor dunia dengan membersihkan tiga jendela
Prestasinya belum berhenti sampai di sana. Pada World Window Cleaning World Cup 2025, Burrows kembali keluar sebagai juara dan menegaskan statusnya sebagai salah satu pembersih kaca tercepat di dunia.
Selain trofi dan kebanggaan mengalahkan peserta dari berbagai negara, pemenang
kompetisi ini juga berhak membawa pulang hadiah uang sebesar 1.000
poundsterling atau sekitar Rp 24 juta. Sebuah hadiah yang cukup menggiurkan
untuk lomba membersihkan kaca. detik
