Lentera24.com | LANGSA, 16 Agustus 2026 — Gerimis tipis yang mengguyur Kota Langsa sejak subuh tak sedikit pun menyurutkan langkah war...
Lentera24.com | LANGSA, 16 Agustus 2026 — Gerimis tipis yang mengguyur Kota Langsa sejak subuh tak sedikit pun menyurutkan langkah warga. Justru di tengah dinginnya usapan hujan pagi, Lapangan Sepakbola Kebun Baru menjelma menjadi lautan merah putih yang membara oleh antusiasme dan tawa riang ribuan pasang mata.
Hari itu, Minggu (16/8/2026), PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI menggelar Pesta Rakyat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", pesta rakyat ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan, melainkan sebuah panggung kebersamaan yang meleburkan sekat antara korporasi dan masyarakat.
Tak kurang dari 5.000 peserta—terdiri dari karyawan, warga Kota Langsa, hingga masyarakat pinggiran Aceh Timur—tumpah ruah memadati area perkebunan sejak pukul 07.00 WIB.
Dua Roda, Sarung, dan Gelak Tawa di Tengah Hujan
Pagi diawali dengan dentuman musik enerjik Senam Bersama. Gerakan kompak para peserta seolah mengusir kantuk dan hawa dingin. Suasana kian semarak saat bendera start Jalan Santai dikibarkan. Barisan peserta berkaus merah putih meliuk-liuk menyusuri rute hijau kawasan Kebun Baru, disapa hangat oleh senyum dan lambaian tangan warga yang berdiri di sepanjang rute.
Namun, magnet sesungguhnya dari perayaan ini meletus saat rangkaian lomba tradisional dimulai. Arena Kebun Baru berubah menjadi arena ketangkasan dan keakraban:
- Tarik Tambang: Adu urat dan pekikan penyemangat membakar semangat para peserta yang tak peduli rumput basah.
- Estafet Sarung & Terompah: Gelak tawa pecah menyaksikan kekompakan langkah kaki yang terikat, hingga gerakan tubuh serba canggung demi meloloskan sarung dari ujung kepala ke ujung kaki.
- Lari Balon & Estafet Gelas Plastik: Menguji kesabaran dan fokus anak-anak serta para ibu yang tampil begitu bersemangat.
Di sela-sela riuhnya perlombaan, momen mendebarkan yang paling ditunggu tiba: pengundian doorprize. Suasana mendadak hening tiap kali nomor undian dibacakan dari atas panggung, lalu mendadak riuh oleh sorak-sorai saat pemenang melangkah maju.
Tak tanggung-tanggung, panitia menyediakannya bertabur hadiah spektakuler: 2 unit Sepeda Motor, 1 unit Sepeda Listrik, 3 unit Kulkas, 2 unit Mesin Cuci, 4 unit Sepeda, 3 unit Televisi, 1 unit AC, hingga puluhan hadiah hiburan menarik lainnya.
Puncak Perayaan setelah Sebulan Penuh Kebersamaan
Pesta Rakyat 16 Agustus ini merupakan klimaks dari marathon kegiatan HUT RI yang digelorakan PTPN IV Regional VI sejak awal Agustus 2026. Sebelumnya, atmosfer kompetisi sehat telah lebih dulu menyelimuti internal perusahaan melalui berbagai lomba antarkaryawan. Hari ini, kegembiraan yang semula berputar di dalam lingkungan perkebunan sengaja dilimpahkan sepenuhnya kepada masyarakat luas.
Sukses besarnya perayaan ini tak lepas dari gotong royong dan sinergi solid bersama mitra kerja strategis, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mandiri, Yamaha, BGN Law Firm, serta jajaran mitra usaha lainnya yang bahu-membahu menyokong acara.
"Kemerdekaan Milik Bersama, Bukan Hanya di Dalam Pagar Perusahaan"
Menyampaikan pesan hangat Region Head PTPN IV Regional VI, Yudhi Cahyadi, Kepala Sub Bagian Kesekretariatan & Humas, Abdul Chalid, menegaskan filosofi mendalam di balik perayaan tahun ini.
"Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, kami tidak ingin merayakannya sendiri di dalam pagar perusahaan. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya, agar kegembiraan HUT RI ke-81 ini benar-benar menjadi milik bersama. Antusiasme warga yang bertahan meski diguyur hujan adalah bukti betapa hangatnya kebersamaan ini," ujar Abdul Chalid dengan nada haru.
Ia menambahkan, PTPN IV Regional VI menyadari betul bahwa keberlanjutan dan kemajuan bisnis perkebunan tak bisa dipisahkan dari hubungan harmonis dengan warga sekitar.
"PTPN IV Regional VI tumbuh, bernapas, dan beroperasi di tanah Aceh. Kegiatan seperti ini adalah bentuk rasa syukur mendalam sekaligus jembatan silaturahmi antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Semangat kemerdekaan kami maknai sebagai dorongan untuk terus bekerja produktif, menjaga keharmonisan, dan memberi dampak nyata bagi daerah," tambahnya.
Abdul Chalid juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada para mitra kerja, aparat keamanan, serta seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran ini.
Merawat Harmoni di Bumi Serambi Mekkah
Hingga petang menjelang, gelak tawa anak-anak yang menenggang hadiah sederhana hingga rona bahagia penerima sepeda motor masih membekas manis. Anak-anak, generasi muda, para tetua, hingga jajaran manajemen berbaur tanpa sekat.
Pesta Rakyat HUT RI ke-81 Kota Langsa bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah atau pesta tahunan. Ini adalah manifestasi nyata bagaimana sebuah BUMN perkebunan hadir menyatu dengan denyut nadi masyarakat—menabur energi positif, memupuk persatuan, dan merawat keharmonisan demi Aceh dan Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan makmur.[]L24.SWJ
