Lentera24.com | KOTA LANGSA – Sinergi segar terjalin antara dunia akademik dan aparat penegak hukum di Kota Langsa. Fakultas Hukum Universi...
Lentera24.com | KOTA LANGSA – Sinergi segar terjalin antara dunia akademik dan aparat penegak hukum di Kota Langsa. Fakultas Hukum Universitas Samudra (FH Unsam) resmi menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada Kamis (21/5/2026).
Digelar di Aula Kejari Langsa, momen penting ini tidak sekadar menjadi seremonial di atas kertas. Acara langsung dihidupkan dengan sosialisasi hukum bertajuk “Penguatan Sinergi Fakultas Hukum dan Kejaksaan Negeri Langsa melalui Sosialisasi Hukum dalam Mendukung Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.”
Suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif menyelimuti ruangan. Pertemuan ini membuka ruang diskusi yang menjembatani teori akademik di kampus dengan realitas dinamika penegakan hukum di lapangan, khususnya bagi para mahasiswa. Dipandu oleh Rika Afrida Yanti, S.HI., M.H. (Dosen FH Unsam) sebagai moderator, seluruh rangkaian acara berjalan tertib namun tetap interaktif.
Kolaborasi Strategis untuk Hukum yang Aplikatif
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Dekan FH Unsam, Dr. Liza Agnesta Krisna, S.H., M.H., bersama Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Ady Tyogunawan, S.H., M.H. Ruang lingkup kemitraan ini terbilang luas, mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum.
Dalam sambutannya, Dr. Liza Agnesta Krisna menekankan pentingnya mendekatkan mahasiswa pada dunia praktik.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan hukum, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik penegakan hukum secara langsung,” ujarnya optimis.
Sambut hangat juga datang dari Kajari Langsa, Ady Tyogunawan. Ia mengaku sangat senang atas kehadiran keluarga besar FH Unsam—mulai dari pimpinan, dosen, hingga mahasiswa—di markas Kejari Langsa. Bagi Ady, kehadiran generasi muda ini adalah energi positif untuk membangun kesadaran hukum yang lebih matang di tengah masyarakat.
“Kami merasa sangat senang atas kehadiran keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Samudra. Kegiatan seperti ini menjadi langkah positif dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan ruang edukasi hukum yang bermanfaat bagi mahasiswa,” tutur Ady.
Menakar Hukum Pidana di Era Digital
Bukan sekadar penandatanganan berkas, acara langsung diisi dengan diskusi subtansial lewat sosialisasi bertema “Hukum Acara Pidana dan Implementasi KUHAP Berbasis Teknologi Informasi.” Materi ini membedah bagaimana sistem penegakan hukum beradaptasi dengan tantangan era digital saat ini.
Sesi tanya jawab pun berlangsung hidup. Perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan FH Unsam tampak antusias melontarkan pertanyaan kepada para narasumber dari Kejari Langsa.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran pejabat Kejari Langsa, di antaranya Kasi Datun Erwin Siregar, S.H., M.H., Kasi Pidum Muliadi, S.H., M.H., dan Jaksa Fungsional Daud Siregar, S.H., M.Kn. Sementara dari pihak FH Unsam, tampak hadir Wakil Dekan I Rini Fitriani, S.H., M.H., Ketua Jurusan Dr. Siti Sahara, S.H., M.H., Kaprodi Ilmu Hukum Dr. Handri Aldino, S.H., M.H., Kabag FH Syahrizal Usmansyah, S.E., M.Si., serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan.
Melalui kemitraan erat ini, FH Unsam dan Kejari Langsa berkomitmen untuk terus berjalan beriringan. Targetnya jelas: mendukung penuh Tri Dharma Perguruan Tinggi dan melahirkan generasi penegak hukum masa depan yang profesional, berintegritas, serta siap menjawab tantangan zaman.[]L24 Sar


