Lentera24.com | SIMEULUE – Pemerintah Desa Angkeo menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan wilayah dengan menghadiri Musyawarah Pe...
Lentera24.com | SIMEULUE – Pemerintah Desa Angkeo menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan wilayah dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Rabu (24/02/2026).
Kegiatan strategis yang berfokus pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 ini dipusatkan di Salur, ibu kota Kecamatan Teupah Barat. Dalam forum tersebut, Kepala Desa Angkeo, Parman, diwakili oleh Sekretaris Desa, Zulkifli, untuk memaparkan poin-poin krusial kebutuhan masyarakat desa.
Menyuarakan Kebutuhan Riil Masyarakat
Kehadiran delegasi Desa Angkeo bukan sekadar seremonial. Musrenbang ini menjadi momentum bagi desa untuk memastikan usulan-usulan yang telah digodok di tingkat dusun dan desa mendapatkan panggung di level kabupaten.
Setidaknya ada tiga pilar utama yang diperjuangkan oleh Desa Angkeo untuk masuk dalam RKPD 2027:
Akselerasi Infrastruktur: Pembangunan sarana fisik yang mendukung mobilitas warga.
Pemberdayaan Ekonomi: Program stimulan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.
Optimalisasi Pelayanan Publik: Peningkatan kualitas layanan dasar yang lebih cepat dan efisien.
"Kami membawa mandat dari hasil musyawarah tingkat desa. Besar harapan kami usulan-usulan prioritas ini dapat terakomodasi demi kesejahteraan warga Angkeo ke depannya," ujar Zulkifli di sela-sela kegiatan.
Sinergi dan Verifikasi
Acara ini turut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa dan Sekdes se-Kecamatan Teupah Barat, unsur Muspika, serta perwakilan perangkat daerah terkait. Camat Teupah Barat menegaskan bahwa setiap usulan akan melalui proses verifikasi yang ketat.
Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan aspirasi dari akar rumput dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta ketersediaan anggaran Pemerintah Kabupaten Simeulue. Melalui Musrenbang ini, diharapkan tercipta pemerataan pembangunan yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta menciptakan dampak ekonomi nyata bagi seluruh warga di Teupah Barat. []
