HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Fraksi PA Isyaratkan Bupati Copot Sekretaris DPU dari Jabatannya

suara-tamiang.com: Fraksi Partai Aceh (PA) pada pendapat akhir LKPJ Bupati dan Ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBK tahun 2011 me...


suara-tamiang.com: Fraksi Partai Aceh (PA) pada pendapat akhir LKPJ Bupati dan Ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBK tahun 2011 menyarankan Bupati untuk melakukan "Cuci Gudang" terhadap satker Dinas PU, RSUD, DPPKA dan Dishutbun serta beberapa satker lainnya. Hal itu disampaikan jubir PA Bukhari, SE, Rabu (25/7) kemarin di Ruang Sidang Utama DPRK Atam.

Penilaian ini perlu dilakukan mengingat kinerja para pejabat satker tersebut sangat-sangat tidak memenuhi visi, misi Bupati. Malah sebaliknya membuat semakin terpuruknya Bumi Muda Sedia ini. Hal itu bukan tanpa sebab ditandai rendahnya kinerja di sejumlah satker dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah dianggarkan, sehingga banyak yang belum terealisasi.

"Sampai saat di ujung pertanggung jawaban Bupati sebagai kepala daerah, kami menilai tidak meminit kinerja satker. Terlebih-lebih satker yang jelas-jelas tidak mampu mempertanggung jawabkan kinerjanya. Sejauh ini, Bupati tidak memiliki sikap yang tegas dalam hal peningkatan PAD", sebut Bukhari.

Khusus di Dinas PU (DPU), Bupati harus mengambil tindakan tegas terhadap oknum Sekretaris Dinas PU Sofyan, SE yang memiliki jabatan penting di satker itu seharusnya hadir setiap hari kerja, namun pada kenyataannya sering tidak masuk.

"Mengapa orang jarang masuk kerja diberi jabatan yang sangat strategis di Dinas PU, bagaimana tanggung jawabnya dalam peningkatan PAD. Sedangkan yang bersangkutan saja jarang masuk kerja", ujarnya.

Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat (PD) menyampaikan beberapa rekom terhadap LKPJ Bupati agar fasilitas umum diperhatikan lebih serius. Membina manajemen pasar, peningkatan pelayanan kesehatan. Khusus mengenai BPHTB tanah Politehnik dan jalan dua jalur Pemkab Atam memberikan penjelasan agar tidak menjadi fitnah dan persoalan ini agar diselesaikan secepat mungkin. Kemudian asset milik Pemkab dikelola secara profesional, serta segera proses penyelesaian Cash Bon yang belum jelas realisasi penyelesaiannya. | Rico Fahrizal