Ilustrasi | Google Bocah naas Andre (5) warga Desa Tanjong Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang yang terseret arus Krueng T...
![]() |
| Ilustrasi | Google |
Bocah naas Andre (5) warga Desa Tanjong Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang yang terseret arus Krueng Tamiang di Tanjong Mancang tiga hari lalu, Rabu (10/8) malam sekitar pukul 22.10 WIB dtemukan terapung di pinggir sungai yang hanya berjarak satu kilometer dari lokasi awal korban hanyut.
Komandan Operasi SAR Aceh Tamiang, Tri Hadinata, menjelaskan, selama tiga hari timnya melakukan pencaharian dengan mengerahkan enam boat dan melakukan penyelaman. Akhirnya korban ditemukan sudah mengapung dengan kondisi tubuh sudah gembung dipenuhi air dan telungkup.
“Sekian kali dilakukan penyelaman, korban tidak ditemukan. Selain arus deras juga air sungai keruh dan banyak sampah. Kami duga korban tersangkut," tutur Tri Hadinata seraya menambahkan setelah tim berusaha maksimal, akhirnya korban ditemukan.
Bocah Andre yang bermain di pinggir sungai, Senin (8/8) petang, diduga tergelincir. Korban sempat dilarang neneknya, ketika ingin mandi. Namun ketika sang nenek lengah, Andre merapat ke sungai hingga arus air menyeret dan mengakhiri hidupnya.
Sumber : Serambi Online
