BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa Tandatangani Mou dengan BPS Aceh Timur

Lentera24.com | LANGSA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS
Ketenagakerjaan Cabang Langsa melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (Mou) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Timur untuk melindungi para Tenaga Kerja Pemetaan Sensus Penduduk tahun 2020, Selasa (30/04) bertempat di Aula BPJS Cabang Langsa.

Kepala BPJS Cabang Langsa, Awalul Rizal (kiri foto) saat menandatangani Mou dengan Kepala BPS Aceh Timur, Busnir (kanan foto) | Dok-Razzaq

Kepala BPJS Cabang Langsa, Awalul Rizal,  mengatakan bahwa Mou ini sebagai upaya pihaknya untuk memastikan setiap tenaga kerja dapat terlindungi Program BJPS Ketenagakerjaan. "Upaya tersebut saat ini sudah kita realisasikan, dengan dilindunginya petugas Pemetaan Sensus Penduduk di BPS Aceh Timur dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian," tukasnya.

Awali Rizal menjelaskan, petugas Pemetaan Sensus Penduduk termasuk dalam tenaga kerja, meski kurun waktu tertentu, namun secara teknis pekerjaan yang mereka lakukan rentan dengan resiko atau rawan kecelakaan, dimana Petugas ini harus mendatangi daerah-daerah tertentu, hingga ke daerah terpencil di Aceh Timur. "Oleh sebab itu, mereka perlu diberikan perlindungan, agar mereka bisa tenang dalam bekerja," tuturnya.


Sementara, Kepala BPS Aceh Timur, Busnir, mengatakan bahwa perlindungan bagi para tenaga kerja Pemetaan Sensus Penduduk memang harus dilakukan, mengingat resiko yang mereka hadapi didalam melaksanakan tugas cukup tinggi, terlebih Kabupaten Aceh Timur memiliki luas wilayah yang cukup besar. 

Untuk itu, sambung Busnir, pihaknya memastikan 143 tenaga kerja pemetaan sensus penduduk 2020 di berikan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa, Insya Allah, kerjasama ini akan terus berlanjut kedepannya bagi seluruh tenaga sensus kami," pungkasnya. [] L24-004 (Razzaq)

Diberdayakan oleh Blogger.