Dari kiri ke kanan: Abdul Rahman, Abdul Hadi, Syawaluddin, Jurnalisa, dan Hendra Vramenia saat berpose bersama usai dinyatakan kompeten oleh...
![]() |
| Dari kiri ke kanan: Abdul Rahman, Abdul Hadi, Syawaluddin, Jurnalisa, dan Hendra Vramenia saat berpose bersama usai dinyatakan kompeten oleh LUKW Pikiran Rakyat Bandung |
Lentera24.com | BANDA ACEH - Kabar membanggakan datang dari dunia jurnalistik Tanah Rencong. Sebanyak lima wartawan senior asal Aceh yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.
Mereka baru saja dinyatakan kompeten sebagai Calon Penguji Kompetensi Wartawan usai merampungkan program Training of Trainer (ToT) yang diselenggarakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Pikiran Rakyat di Bandung, Jawa Barat, pada 7–8 Oktober 2026.
Perjuangan kelima sosok jurnalis berdedikasi tinggi ini—Abdul Hadi (Banda Aceh), Abdul Rahman serta Jurnalisa (Aceh Tengah), dan Syawaluddin serta Hendra Vramenia (Aceh Tamiang)—berbuah manis. Berbekal Kartu Utama yang telah dikantongi, mereka sebelumnya mendapat rekomendasi khusus dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh untuk memenuhi undangan eksklusif dari LUKW Pikiran Rakyat.
Mengalir Deras, Ucapan Selamat Penuhi Ruang Digital
Begitu pengumuman kelulusan dirilis pada Kamis pagi (8/10), atmosfer suka cita langsung terasa di ruang-ruang digital. Berbagai grup WhatsApp profesi, khususnya WAG Anggota PWI Aceh, dibanjiri ucapan selamat dan apresiasi dari rekan sesama jurnalis. Keberhasilan ini dinilai sebagai loncatan penting bagi peningkatan kualitas dan profesionalisme pers, khususnya di Bumi Serambi Mekkah.
Langkah Selanjutnya: Menuju Panggung Penguji Sejati
Meski telah mengantongi predikat kompeten, perjalanan kelima srikandi dan ksatria pena Aceh ini belum usai. Tantangan baru kini telah menanti di depan mata.
Sebagai tahapan wajib sebelum resmi turun ke lapangan menguji kompetensi para jurnalis lainnya, mereka langsung diarahkan untuk mengikuti program pemagangan. Proses pemagangan ini menjadi fase krusial bagi mereka untuk mematangkan pengalaman, ketajaman analisis, dan integritas sebelum sah mengemban amanah sebagai penguji kompetensi wartawan yang handal.[] L24.Sai
