Lentera24.com | ACEH TAMIANG — Di tengah meningkatnya intensitas hujan yang mulai membasahi wilayah hulu, gerak cepat ditunjukkan oleh jaja...
Lentera24.com | ACEH TAMIANG — Di tengah meningkatnya intensitas hujan yang mulai membasahi wilayah hulu, gerak cepat ditunjukkan oleh jajaran pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Tamiang. Jaringan komunikasi darurat kembali diperluas demi memastikan informasi kondisi cuaca dan debit air tersampaikan secara cepat dan akurat kepada masyarakat.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pemasangan satu unit perangkat antena pos pantau baru di Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka. Keberadaan pos pantau ini dinilai sangat vital sebagai garda terdepan komunikasi informasi dari kawasan hulu Tamiang.
"Antena pos pantau tersebut kita pasang di rumah anggota ORARI Lokal Aceh Tamiang, yakni Iwan Hamdani (YD6AZG)," ujar Wakil Ketua ORARI Lokal Aceh Tamiang, Nanang Suryono (YD6AAS), Senin (26/10/2026).
Di balik pemasangan perangkat tersebut tersimpan dedikasi tinggi dari para pengurus dan anggota ORARI. Di bawah koordinasi Nanang Suryono, tim terus bergerak aktif memetakan titik-titik krusial yang membutuhkan jangkauan komunikasi andal, terutama saat sinyal seluler atau jaringan internet rentan terganggu di tengah cuaca buruk.
Keputusan memperkuat pos pantau di kawasan hulu ini bukan tanpa alasan. Saat ini, curah hujan di Kabupaten Aceh Tamiang terpizh mulai tinggi dan berpotensi memicu berbagai kerawanan. Berdasarkan prakiraan cuaca dari instansi berwenang, wilayah Aceh Tamiang masih berpotensi menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir serta angin kencang, yang berisiko menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.
Bagi Nanang Suryono dan rekan-rekan relawan amatir radio, kesiapsiagaan dini adalah kunci utama dalam meminimalisir dampak risiko bencana bagi masyarakat luas. Melalui jaringan komunikasi radio yang handal, setiap perkembangan cuaca di hulu dapat segera dipantau dan diteruskan kepada pihak berwenang maupun warga di sepanjang aliran sungai.
"Saat ini di Aceh Tamiang curah hujan mulai tinggi, jadi kita sangat perlu informasi yang akurat mengenai kondisi cuaca di bagian hulu. Dengan dipasangnya antena pos pantau ini, kita bersama masyarakat Aceh Tamiang akan semakin mudah mengetahui situasi terkini sehingga bisa lebih cepat siap dan bersiaga," tutur Nanang dengan penuh semangat pengabdian.
Ia juga menambahkan bahwa ikhtiar kemanusiaan ini tidak akan berhenti di Desa Pengidam saja. Ke depan, jaringan antena pos pantau darurat akan terus diperluas secara bertahap hingga menjangkau kawasan hilir.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen ORARI Lokal Aceh Tamiang dalam mendampingi dan mendukung pemerintah daerah untuk senantiasa menyajikan informasi kebencanaan yang cepat, akurat, dan tepat sasaran.[]L24.Sai
