HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Merawat Damai dari Peureulak: Doa, Santunan, dan Pesan Anti-Provokasi

Lentera24.com | ACEH TIMUR - Dua puluh satu tahun usia perdamaian Aceh diperingati dengan suasana yang teduh dan penuh khidmat di Aceh Timu...


Lentera24.com | ACEH TIMUR - Dua puluh satu tahun usia perdamaian Aceh diperingati dengan suasana yang teduh dan penuh khidmat di Aceh Timur. Jauh dari kemeriahan seremonial yang berlebihan, KPA/PA Daerah I Peureulak memilih berkumpul bersama warga di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, untuk melangitkan doa dan berbagi kebahagiaan.

Dalam momentum bersejarah tersebut, lantunan doa dipanjatkan secara khusus untuk para syuhada yang telah mendahului. Suasana kehangatan dan rasa kepedulian semakin terasa saat panitia menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim piatu yang hadir di tengah-tengah acara.

Ketua Panitia, Jainuddin, S.E.—yang akrab disapa Geuchik Joi—menjelaskan bahwa fokus kegiatan ini memang diarahkan pada kerja sosial dan spiritual. Bagi masyarakat Peureulak, peringatan hari damai adalah saat yang tepat untuk memperkuat rasa syukur serta merekatkan tali persaudaraan.

Ia menegaskan bahwa perbedaan latar belakang tak boleh lagi menjadi sekat pemisah di tengah masyarakat. Sebaliknya, perdamaian yang telah diperjuangkan bersama harus menjadi fondasi kuat untuk menjaga ketertiban serta menjauhkan daerah dari potensi konflik.

“Perdamaian Aceh adalah milik seluruh masyarakat Aceh. Kita harus tegas menolak segala bentuk aksi bernuansa provokasi yang berpotensi merusak dan mengganggu perdamaian yang sudah kita nikmati ini,” tegas Geuchik Joi.

Harapan besar juga disematkan agar peringatan 21 tahun perdamaian Aceh ini kian mempererat sinergi antara masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, hingga aparat keamanan. Saling bahu-membahu menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah agar nilai-nilai perdamaian tetap tumbuh subur di sanubari warga.

Acara yang berlangsung penuh keakraban ini turut dihadiri oleh Kapolsek Sungai Raya Zulfahmi, S.H., Wadanramil Sungai Raya Didik D., perwakilan Pang Age yang diwakili Geuchik Joy, Sagoe Peureulak Timur Sofyan, Sagoe 76 Safrizal, jajaran KPA/PA, Keuchik Geulumpang Payong Idris, tokoh masyarakat setempat, serta ulama pemimpin doa, Imam Abdullah dan Tgk. Ibrahim.[]L24.Zal