Lentera24.com | ACEH TIMUR – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Timur kembali diperlihatkan melalui kolaborasi Badan Pengelo...
Lentera24.com | ACEH TIMUR – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Timur kembali diperlihatkan melalui kolaborasi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Medco E&P Malaka. Kedua lembaga tersebut menggelar Pelatihan Peningkatan Literasi Edukatif dan Penguatan Layanan Konseling yang diikuti 64 guru jenjang SMP, MTsN, SMA, SMK, dan MA dari berbagai sekolah di Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Julok, Selasa (4/8/2026), menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kapasitas guru dalam memberikan layanan konseling kepada peserta didik.
Pelatihan dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Timur yang juga Bunda Literasi, Ny. DR. Lismawani, S.Pd., M.Ag. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi BPMA dan PT Medco E&P Malaka atas kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Lismawani mengungkapkan bahwa tingkat literasi Aceh Timur saat ini masih berada di peringkat kedua terbawah di Provinsi Aceh. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang harus dijawab secara bersama-sama oleh pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
"Literasi hari ini bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis. Lebih dari itu, literasi adalah kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menyaring berbagai arus informasi, serta mampu berkomunikasi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia mendorong seluruh satuan pendidikan untuk terus menumbuhkan budaya literasi melalui berbagai inovasi, seperti mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah, menghadirkan pojok baca yang menarik, serta memperkuat layanan bimbingan dan konseling sebagai ruang pendampingan bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun perkembangan teknologi informasi.
Di sisi lain, Lead Field Relations and Community Enhancement PT Medco E&P Malaka, Furqan, menegaskan bahwa perusahaan akan terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Aceh Timur melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Hetti Zuliani, Ph.D. yang membawakan materi mengenai penguatan literasi edukatif, serta Evi Rahmiyati, S.Pd., M.Ed. yang memberikan pembekalan terkait peningkatan layanan konseling di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, BPMA, PT Medco E&P Malaka melalui Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak (RPIA), Medco Foundation, serta Rumah Zakat sebagai bentuk sinergi dalam membangun kualitas pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang PSMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Suhaimi, S.Pd.I, Kepala SMP Negeri 1 Julok Bahtiar, S.Pd.I., M.Pd.I, Camat Julok H. Muhammad, S.Pd.I., M.A., Kapolsek Julok Iptu Kamal, jajaran Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak Medco E&P Malaka, pengurus TP PKK Aceh Timur, serta para peserta pelatihan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir tenaga pendidik yang tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, tetapi juga memiliki kompetensi dalam memberikan pendampingan psikososial yang lebih efektif. Sinergi antara pemerintah, BPMA, PT Medco E&P Malaka, dan berbagai mitra diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan melahirkan generasi Aceh Timur yang cerdas, tangguh, serta berkarakter.[]L24.Zal
