HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Menjaga Khidmat Organisasi di Tengah Dinamika: Nasir Nurdin Nyatakan Siap Lanjutkan Kepemimpinan PWI Aceh

Ketua PWI Aceh periode 2021–2026, Nasir Nurdin Lentera24.com | BANDA ACEH – Denyut demokrasi menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) XI...

Ketua PWI Aceh periode 2021–2026, Nasir Nurdin

Lentera24.com | BANDA ACEH – Denyut demokrasi menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 November 2026 kian terasa. Di tengah hangatnya dinamika pra-konferensi, Ketua PWI Aceh periode 2021–2026, Nasir Nurdin, akhirnya angkat bicara demi menjawab harapan dan desakan dari berbagai arus bawah organisasi.

Dengan nada santun namun tegas, Nasir Nurdin secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali mengemban amanah memimpin PWI Aceh periode 2026–2031. Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas besarnya dukungan dari para sejawat yang menginginkan keberlanjutan roda organisasi di bawah kepemimpinannya.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, atas kepercayaan dan desakan dari kawan-kawan agar saya melanjutkan kepemimpinan PWI Aceh ke depan, saya nyatakan siap untuk mengemban amanah tersebut," ujar Nasir Nurdin dalam keterangannya di Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).

Meski demikian, sebagai sosok yang menjunjung tinggi etika berorganisasi, Nasir menegaskan bahwa pernyataan resmi dan administratifnya tetap akan mengikuti seluruh tahapan yang nantinya ditetapkan oleh Panitia Pengarah (Steering Committee / SC).

Prioritaskan Tanggung Jawab Akhir Periode

Sebelum menyatakan sikapnya hari ini, Nasir mengaku sempat menahan diri untuk tidak terburu-buru merespons dinamika yang berkembang. Baginya, fokus utama saat ini adalah menuntaskan sisa masa jabatan bersama jajaran pengurus berjalan dengan husnul khatimah, termasuk memastikan kesuksesan pelaksanaan Konferprov XIII.

Ia juga menanggapi secara bijak pergerakan sejumlah kader PWI Aceh yang mulai melakukan penggalangan dukungan.

Menurutnya, hal tersebut adalah wujud demokrasi yang sehat di tubuh PWI. Namun, ia menyelipkan pesan humanis sekaligus pengingat bagi para kader yang saat ini masih aktif di kepengurusan agar tidak melalaikan kewajiban yang tersisa.

"Adanya kader yang mulai bergerak maju sebagai kandidat itu sah-sah saja. Namun, saya mengingatkan bagi rekan-rekan pengurus periode berjalan yang ingin maju, jangan sampai melupakan tugas dan tanggung jawab terhadap organisasi yang masih tersisa beberapa bulan ke depan," pesannya secara santun.

Menjaga Silaturahmi di Atas Kontestasi

Melihat situasi pra-konferprov yang kian dinamis—di mana beberapa tim kandidat sudah mulai bergerak aktif bahkan menebar berbagai program kerja—Nasir memandang pernyataan sikapnya menjadi penting agar dinamika tetap berjalan secara sehat dan terukur.

Mengakhiri keterangannya, tokoh senior pers Aceh ini mengajak seluruh anggota PWI Aceh untuk tetap menjaga soliditas. Bagi Nasir, kontestasi dalam organisasi hanyalah proses sesaat, sementara persaudaraan sesama jurnalis adalah hal yang abadi.

"Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga ini bisa menjawab keinginan kawan-kawan demi kepentingan organisasi PWI yang kita cintai. Teruslah fokus melaksanakan aktivitas sebagai wartawan dengan tetap memperkuat silaturahmi di antara kita," pungkas Nasir Nurdin hangat.[]L24.Sai