Kades Lae Ikan: Bangunan TPA Sesuai RAB

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Pembangunan Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Dusun Lae Oncim, Desa Lae Ikan, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam sesuai dengan RAB dan tidak mark up. RAB dibuat konsultan, tenaga ahli dari pendamping kecamatan.

Foto : HERIANTO Solin, Kepala Desa Lae Ikan (dua kiri) bersama wartawan di lokasi bangunan TPA dari dana desa 2019
Kepala Desa Lae Ikan, Herianto Solin menegaskan itu kepada wartawan di lokasi bangunan TPA yang belum diserahterimakan, Rabu (4/9) kemarin menanggapi adanya isu pembangunan ini diduga terjadi mark up. 

Dikatakan, karena menyangkut kepentingan masyarakat dan pendidikan anak-anak Desa Lae Ikan khususnya, berada di daerah perbatasan dengan Pakpak Bharat, Sumatera Utara, bangunan TPA ini harus benar-benar baik dan bermanfaat untuk jangka panjang. "Kita upayakan bangunan terbaik, sesuai RAB," tegas Herianto.

Bersumber dari dana desa 2019, pagu anggaran bangunan ukuran 8x10 m2 senilai Rp113.915 juta itu dikerjakan secara padat karya, termasuk untuk pemerataan tanah. "Melibatkan warga yang mau bekerja, dibayar sesuai HOK," aku Herianto Solin menambahkan, sisa pengerjaan masih termasuk pengecatan dan prasasti bangunan. 

Pekerjaan lain dari anggaran serupa, pembuatan talut di Dusun Lae Oncim sebesar Rp62juta dalam tahap pengerjaan.

Soal kondisi Desa Lae Ikan, Herianto yang sekira dua tahun memimpin desa ini menegaskan kalau desa seluas 12.000 Ha. dengan tiga dusun, Lae Oncim, Gajah Putih dan Patetah dihuni 86 KK atau 338 jiwa, perlu dibangun banyak talut. Alasannya, desa yang direlokasi beberapa tahun lalu ini rawan longsor. Bahkan anggaran dana desa 2018 bangunan talut semula dianggarkan Rp61juta harus dinaikkan menjadi Rp158juta karena dilanda longsor sebelum pekerjaan dimulai. [] L24-013 (Khairul)
Diberdayakan oleh Blogger.