Peran Aktif Masyarakat Mutlak Diperlukan

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di semua jenjang pendidikan, sangat mutlak diperlukan peran aktif masyarakat. Soal kualitas para pengajar, tidak sepenuhnya menjadi tolok ukur bisa terangkat kualitas pendidikan, tanpa didukung stake holder terkait dan masyarakat sekitar melalui komite sekolah.


Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam, Jaminuddin B, S.PdI menegaskan itu pada pertemuan MPD dengan unsur Kepala Desa, Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah dari delapan desa se-Kec. Sultan Daulat pada forum diskusi 'Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Peran Serta Masyarakat/Komite Sekolah Kota Subulussalam' di aula Setcam Sultan Daulat, Rabu (21/8).

Pada diskusi dipimpin Ketua MPD, Jaminuddin B dan Amrullah, MA Wakil Ketua MPD di sana, disosialisasikan Permendikbud No. 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

"Komite sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah dan tokoh masyarakat peduli pendidikan," tegas Jamin mengutip pesan Permendikbud 75/2016.

Di sisi lain, Jamin menyarankan agar pada momentum upacara rutin di sekolah, sejumlah pihak, seperti TNI-Polri, kepala desa, tokoh, unsur MPD dan pihak lain yang dinilai kompeten diminta menjadi pembina upacara. 

Kegiatan serupa untuk Kec. Simpang Kiri dan Penanggalan telah digelar di Ponpes Raudatul Jannah, Suka Makmur, Selasa (20/8) lalu. Di Kec. Longkib hari ini, Kamis (22/8) dan di Kec. Rundeng dijadwalkan dalam waktu dekat. []L24.013 (Khairul) 

Wali Kota Bintang, Pandu Pertemuan KEK.

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE pandu pertemuan Tim Persiapan Kawasan Ekonomi Khusus/Kawasan Industri Terpadu (KEK/KIK) wilayah Pantai Barat Selatan Aceh di ruang rapat wali kota, Selasa (20/8).

Peserta rapat, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Subulussalam versi Munas di Jakarta belum lama ini, Subangun Berutu usai rapat kepada Waspada mengatakan, menanggapi pertemuan KEK/KIK, Wali Kota, Affan Bintang sangat mendukung dengan kesiapan lahan yang strategis. 

Ditegaskan, alasan daerah ini siap menjadi KEK/KIT wilayah barat selatan karena secara geografis ada ketersediaan infrastruktur lahan dan strategis wilayah transit.  Beberapa instansi pemerintah di sana, seperti BUMN, swasta, KPP Pratama, PLN, PMKS, Hotel, Ritel dan UPPKB Aceh di Jontor hingga Bandara dan Pelabuhan di Kab. Aceh Singkil, jarak sekira 80 km dari Kota Subulussalam, menurut Subangun merupakan bagian dari perangkat pendukung KEK/KIK. 

"Tidak hanya titik transit, daerah ini adalah kota singgahan para pelintas," yakin Subangun. [] L24-013 (Khairul)
Diberdayakan oleh Blogger.