Server Komputer Kena Virus, 329 Siswa SMAN 4 Medan UNBK Susulan Senin

Lentera24.com | SUMUT -- Sebanyak 329 siswa SMAN 4 Medan mengikuti ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (15/4). 

Foto : Kumparan
Ujian susulan dilakukan lantaran pada UNBK hari pertama, Senin (1/4), server komputer sekolah terserang virus  jenis Trojan yang menyebabkan para siswa gagal mengikuti ujian.

Kepala Sekolah SMAN 4, Ramli, mengatakan, saat ujian susulan berlangsung, pihaknya tidak menemukan kendala. Ramli memastikan seluruh komputer aman dari serangan virus dan hambatan lainnya. 

"Tidak ada masalah dari komputer, kalau ada (komputer) yang blank kita sudah siapkan (komputer) cadangan, insyaallah ready semua," ujar Ramli.

Ujian berlangsung sejak pukul 07.30 WIB -12.00 WIB. Seluruh siswa yang terdaftar gagal UNBK pada 1 April lalu dipastikan hadir. 

"Ada lima ruangan yang digunakan dan ada dua gelombang, sesi pertama sekitar 180 orang, yang sudah selesai gantian dengan peserta lain, total ada 329 yang mengikuti," kata Ramli.

"Tadi sempat ada yang sakit, tapi tetap datang, total hadir semua," ungkap Ramli.

Sebelumnya, saat serangan virus terjadi, petugas Help Desk UNBK Provinsi Sumut, Duta Syailendra, mengatakan, virus itu masuk menyerang server komputer melalui perangkat keras (hard disk) komputer siswa. UNBK yang menggunakan Local Area Network (LAN) menyebabkan virus Trojan mudah menyerang server komputer lainnya. 

"Virus itu terjangkit, sebenarnya karena kurang sterilnya hard disk (laptop) atau pada saat install aplikasi pendukung seperti Google Chrome, hard disk-nya sudah terjangkit virus," ujar Duta.

Pihak sekolah sempat menyebut peserta yang gagal UNBK sebanyak 200 dari 535 siswa. Namun, data itu berubah menjadi 329 siswa. 

Saat itu, server mengalami gangguan mulai dari sesi pertama pada ujian hari pertama. Ujian kembali berlangsung normal pada sesi kedua dan ketiga. [] KUMPARAN

Diberdayakan oleh Blogger.