Unsyiah Bangun Kampus Baru

Lentera24.com | BANDA ACEH -- Rencana Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk membangun kampus baru akan segera terealisasi. Rencananya, Kampus II tersebut akan dibangun di sekitar Kampung Perumahan Persahabatan Indonesia-Tiongkok atau lebih dikenal dengan Perumahan Jackie Chan, kawasan Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.


Foto : Serambinews
Demikian antara lain disampaikan Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan, saat menghadiri penanaman pohon bersama pada Hari Bhakti Rimbawan Ke-36 di kawasan tersebut, Sabtu (6/3) pagi. Pada kesempatan itu juga dilakukan peninjauan lahan yang rencananya dijadikan lokasi pembangunan kampus baru Unsyiah.

Marwan dalam siaran pers yang disampaikan Kepala Humas Unsyiah, Chairil Munawir MT SE MM, kepada Serambi, kemarin, mengatakan, saat ini Unsyiah sudah memasuki tahap persiapan awal, yang salah satu targetnya adalah perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pemanfaatan lahan.

Dikatakan, Unsyiah juga sudah menyusun layout atau rencana pembangun kampus baru tersebut. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita segera mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat. Tempat ini akan menjadi bagian dari Kampus Unsyiah di masa datang yang akan segera kita kembangkan,” kata Marwan.

Untuk terwujudnya kampus baru itu, Wakil Rektor I Unsyiah mengajak semua komponen masyarakat untuk mendukung rencana tersebut. Salah satu caranya, sebut Marwan, adalah dengan memberikan kemudahan-kemudahan supaya akses pendidikan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, mengatakan, pihaknya sangat mendukung pendirian Kampus II Unsyiah di kawasan Neuheun. Menurut Mawardi, pihaknya sudah menggelar rapat dengan unsur Forkopimda Aceh Besar terkait rencana pembangunan kampus baru Unsyiah di atas lahan seluas 1.500 hektare tersebut.

“Prinsipnya kita sangat mendukung. Sebab, selama tanah HGU tersebut terkesan ditelantarkan. Jadi, kalau untuk pengembangan kampus Unsyiah sangat bagus,” ujar Mawardi yang juga hadir pada penanaman pohon bersama pada Hari Bhakti Rimbawan Ke-36 di kawasan Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Sabtu (6/3).

Dikatakan, Pemkab Aceh Besar juga sudah memberi rekomendasi dan mengatur kembali tata ruang kawasan tersebut. Di mana tidak boleh ada aktivitas apapun di tempat itu, sehingga bisa benar-benar dimanfaatkan sebagai kawasan pendidikan. “Kawasan itu kita tutup untuk ruang-ruang lain seperti galian C atau pertambangan industri. Karena kita sudah sepakat lahan tersebut sebagai kawasan pendidikan Unsyiah,” ungkap Bupati. [] SERAMBINEWS



Diberdayakan oleh Blogger.