Dewi Kartika SH, Srikandi Aceh Tamiang Pembela Kaum Tertindas

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Dewi Kartika merupakan salah seorang sosok Srikandi di Kabupaten Aceh Tamiang yang sangat perduli terhadap berbagai kasus yang menimpah pada kaumnya serta pada anak-anak. Sejumlah kasus berhasil ditangani demi membantu kaum yang lemah.

Foto: Dewi Kartika
Seperti yang diceritakan Dewi kepada Lentera24  tentang seputar persoalan yang terjadi diwilayah Kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia itu. Terutama perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan fisik dan mental terhadap anak.

Oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Provinsi Aceh, dibahu Dewi Kartika, SH diberi beban dan tanggung jawab sebagai Satgas perlindungan perempuan dan anak (PPA) di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam obrolannya, Dewi memaparkan kalau dirinya diberikan amanah untuk menangani perlindungan perempuan dan anak, terutama dalam hal pendampingan korban ke bantuan hukum, perlindungan serta pendampingan mental (psikis) korban yang telah mendapatkan perlakuan asusila maupun tindak kekerasan.

"Kita siap menerima laporan dari masyarakat, baik dari korban maupun melalui keluarganya secara langsung bagi yang mendapatkan perlakuan pelanggaran hukum, baik itu KDRT, trafiking, anak korban kekerasan, baik kekerasan fisik maupun mental," ujar Dewi Kartika diseputaran kompleks perkantoran Pemkab pada Senin (11/2) sore.

Dia (Dewi) menuturkan, laporan masyarakat dimaksud bisa dilakukan dikantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) pada unit Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Aceh Tamiang atau melapor melalui kontak person/WhatsApp 081360146635 atas nama Dewi Kartika, SH.

"Insha Allah kita segera melakukan proses penanganan dan bantuan sesuai prosudur kepada korban," tegas Dewi.

Dari kegiatan yang dilakukan oleh Dewi tersebut, ia selalu melakukan koordinasi dengan pihak terkait setempat maupun melakukan pelaporan langsung kepada Pimpinannya ditingkat Provinsi Aceh.

Dewi juga menambahkan, bahwa selama berkecimpung dalam urusan sosial dan kemanusiaan ini, dirinya merasa lebih dekat dengan masyarakat luas. Selain itu Dewi juga merasa bersyukur karena dapat melakukan pendampingan langsung kepada para korban yang membutuhkan bantuan sebagaimana fungsi yang diembannya itu. [] L24-002 






Diberdayakan oleh Blogger.