Brantas Match Fixing, PT LIB Ingin Tiru La Liga

Lentera24.com | SPORTS -- COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigorshalom Boboy mengungkap cara LaLiga dalam memberantas kasus match fixing atau pengaturan skor. Kata Tigor, La Liga secara khusus bekerja sama dengan Kepolisian Spanyol.

Foto : Bola.net
Hal itu pun ingin ditiru LIB selaku operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Namun, LIB tidak bisa secara langsung mengajukan kerja sama dengan Kepolisian, lantaran harus lebih dahulu berkoordinasi dengan PSSI.

"Mereka (La Liga) langsung kerja sama dengan kepolisian. La Liga, ya bukan PSSI dari Spanyol," ujar Tigor di FX Sudirman, Jakarta, Rabu (16/1/2019) malam.

"Secara jujur, kan kita punya hirarki organisasi yang itu juga tidak bisa kita terbiasa gitu. Kita punya PSSI di sini, kita juga ada BOPI, Kemenpora, ada banyak pihak yang mereka juga merasa jadi bagian dari sepak bola Indonesia," katanya menambahkan.

"Kita nggak bisa langsung juga. Saya juga sempat kaget tadi diskusi pengaturan skor di Spanyol kerjasamanya itu munculnya langsung dari LaLiga dengan kepolisian, bukan dari federasi. Apakah itu bisa kita lakukan di sini?, kan kita juga harus ngomong, ada PSSI di sini," tutur Tigor.

Perlu Undang-Undang Khusus

Namun, Tigor menegaskan LIB sangat berniat menjalin kerja sama dengan Kepolisian. Tak hanya itu, semua pihak diharapkan bisa berkontribusi.

"Kita berpikir mungkin agak sedikit jauh kedepan ya, kita berpikir sekarang sepak bola bukan hanya olahraga. Konteknya apa, mungkin saja kita perlu ada peraturan pemerintah, khususnya sepak bola nih. Mungkin kita perlu undang-undang khusus sepak bola Indonesia, karena sepak bola bukan hanya sekedar sepak bola di sini. Bagaimana mungkin sekarang yang namanya pengaturan skor di Indonesia 99 persen menjadi pusat pemberitaan bagi semua gitu," tuturnya.

"Berarti, kan ini bukan hanya sekedar olahraga ya tapi kita juga memahami kerinduan dari masyarakat untuk sepak bola Indonesia harus lebih baik dan ini nggak bisa kita bekerja sendirian, kami (PT LIB) dan PSSI harus ada peran serta pemerintah dalam hal ini kepolisian dan kita sangat terbuka," imbuh Tigor. [] BOLA.NET
Diberdayakan oleh Blogger.