Jamaah Masjid Al Iman Jontor Semarakkan Peringatan Maulid

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Ratusan jamaah Masjid Al Iman, Desa Jontor Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam semarakkan Perayaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah di masjid setempat, Selasa (20/1) malam. 

Foto : Ustaz Karimin Silalahi, S.Ag saat bertausiyah Maulid Nabi di Masjid Al Iman, Desa Jontor, Kec.  Penanggalab, Kota Subulussalam, Selasa (20/11) malam
Ide hingga rangkaian peringatan murni inisiatif jamaah, seperti disampaikan unsur jamaah, yakni Purba, Kabeakan, Anakampun dan Tumangger di sana berawal dari rasa rindu untuk memperingati dan merayakan haris besar Islam yang disebutkan beberapa tahun terakhir nyaris sepi di desa itu. 

Meski demikian, bantuan materi sejumlah pihak, seperti dari Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, MAP dan Dandim 0118/Subulussalam serta Ketua DPC Partai Hanura, H. Affan Alfian Bintang, SE selaku Wali Kota Subulussalam terpilih yang tampak hadir bersama sejumlah donatur lain, yakni empat Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dapil 2 Kec. Penanggalan, yakni Karlinus (PBB), Pukak Fajri Manik (Hanura), Syahril Tinambun (Gerindra) dan Kartolin Tumangger (PNA), rangkaian acara berlangsung khidmat dan ratusan jamaah memadati masjid desa itu. 

Turut hadir mewakili Dandim 0118 Subulussalam, Serma Zulfokar, Kapolsek Penanggalan, Iptu Arifin Ahmad, S.Sos, Pimpinan Pondok Pesantren DMT Jontor, Drs. Bambang Chairuddin, MM bersama sejumlah staf pengajar dan santri serta undangan lain. 

Tidak seperti acara umumnya, diawali pembukaan sekaligus sambutan mewakili jamaah selaku panitia, Khairul Boangmanalu, acara dilanjutkan pembacaaan alquran oleh Mubdi, santri DMT Jontor lalu pembacaan shalawat dipimpin Dai Perbatasan Jontor, H.M Iskandar, Lc serta tausiyah Maulid Nabi oleh Ust. Karimin Silalahi, S.Ag dari Sidikalang, Kab. Dairi, Sumatera Utara disela beberapa menit untuk menikmati sajian panitia. 

Pada acara tanpa dihadiri sejumlah kepala desa maupun kepala desa terdekat meski diundang itu, Ustaz Karimin Silalahi uraikan tausiyah bertema 'Jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah Dalam Kehidupan Sehari-hari'. 

Uraikan betapa besar jasa seorang ibu terhadap anak sehingga tidak ada alasan seorang anak melawan atau menghardik ibunya, Karimin minta para jamaah introspeksi diri, sampai sejauhmana bhakti yang sudah ditunjukkan kepada ibu masing-masing.

"Jangan pernah sakiti ibu kita, walau mereka sudah tau," tegas Karimin menyetir sebuah hadits terkait perintah Allah dan rasul kalau patuh kepada ibu berbeda dengan penghormatan atau patuh terhadap seorang ayah.

Menyoal sejumlah isu berkembang, tak kecuali melalui media sosial yang kebenarannya belum pasti, Karimin minta jamaah menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Di sisi lain Karimin tegaskan kalau manusia yang Allah ciptakan dari tanah tidak pantas sombong kendati punya jabatan atau kedudukan tinggi maupun harta yang banyak. "Tidak ada dasarnya manusia bersikap sombong, apa dan bagaimanapun statusnya," pungkas Karimin tutup acara dengan doa. [] L24-013 (Khairul)
Diberdayakan oleh Blogger.