Bupati Aceh Tamiang Tinjau Desa Kebanjiran

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil dan sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan pejabat Sekretariat Setdakab, Rabu (3/10)  meninjau lokasi banjir yang melanda dan menggenangi dua Dusun di Kampung Jambo Rambong, Kecamatan Bandar Pusaka.Banjir itu terjadi sejak Selasa (2/10) sore kemarin.


Datok penghulu Kampung Jambo Rambong, Nekam yang didampingi Camat Bandar Pusaka, Rusni Devi AM. STTP kepada Bupati Aceh Tamiang melaporkan adanya penyumbatan parit yang ada di Desa tersebut.

Penyumbatan sampah pada parit besar dimaksud juga disertai pendangkalan parit. Sehingga setiap musim hujan, didua Dusun itu kerap terjadi banjir hingga kepermukiman warga didua Dusun, yakni Dusun Sido Dadi dan Sido Rejo.

Menanggapi hal permintaan Datok Jambo Rambong, Nekam agar badan jalan yang kerap dilanda banjir tersebut untuk segera diaspal, Bupati Mursil belum sepenuhnya setuju, terkecuali didua sisi badan jalan telah dibuat parit.

"Dibuat paretnya saja dulu, dengan kedalaman satu baket dikiri kanan jalan saja sudah cukup itu, jadi jalan itu belum bisa diaspal sebelum ada parit jalan. Nanti akan kita servey kembali bersama dinas PU," ujar Mursil.

Bahkan Mursil pun menyebutkan bahwa pantang ada banjir setelah ada drainase pada jalan di Kampung ini.


Dalam kesempatan itu, atasnama Pemkab Aceh Tamiang, Bupati Mursil juga memberikan bantuan 9 jenis logistik bagi korban banjir yang diterima langsung Datok Jambi Rambong, Nekam.

Sementara itu, Sekretaris Desa Jambo Rambong, Ngatiman dikonfirmasi menyebutkan, sebanyak 120 unit rumah penduduk terendam air dengan kedalaman mencapai sekitar 20 centimeter, selama sehari satu malam.

"Tadi sekitar pukul 12.00 WIB, air yang menggenangi lantai rumah warga, baru kering secara sempurna," ujar Ngatiman.

Ngatiman juga mengatakan, kalau akses jalan umum di Desa itu tidak terputus karena masih bisa dilalui.

"Tetapi jalan penghubung alternatif mulai Dusun Sido Mukti menuju Desa Serba Ke Kualasinpang terputus sejak banjir menggenangi badan jalan," ungkap Ngatiman. [] L24-002
Diberdayakan oleh Blogger.