Abaikan Ketetapan Harga, PMKS di Subulussalam Minta Perbaiki Mutu Kelapa Sawit

Lentera24.com | SUBULUSSALAM --Meski dinilai masih mengabaikan atau tidak mematuhi ketetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit padahal Nota Kesefahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) sudah ditandatangani bersama pihak terkait pekan kedua September lalu, pihak Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Kota Subulussalam minta diperbaiki mutu buah kelapa sawit dan disosialisasikan kepada para petani terkait. 

Subangun Berutu, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Penerapan Harga TBS Kelapa Sawit dan Tanggungjawab Masyarakat (CSR) Kota Subulussalam (Foto : Khairul/Dok. L24) 
Pada salinan surat Tim Monitoring dan Evaluasi Penerapan Harga TBS Kelapa Sawit dan Tanggungjawab Masyarakat (CSR) Subulussalam ditandatangani Ketua Subangun Berutu, Wakil Ketua Supriono,  Sekretaris Lidin dan anggota, Luthan diterima media ini, Kamis (4/10) disebutkan, Wali Kota Subulussalam diminta menegur menegur pihak PMKS secara tertulis bahkan jika diperlukan disusul kepada Gubernur Aceh, tinjau ulang PMKS terkait.

Surat per 3 Oktober 2018 kepada Gubernur Aceh, Wali Kota, Muspida Subulussalam dan pihak terkait perihal Penyampaian Laporan Hasil Pantauan Tim Monitoring 1 dan 2 Oktober 2018 ditulis, semua PT PMKS di sana belum menerapkan harga TBS sesuai ketetapan Tim Penetapan Harga Prov. Aceh. 

PMKS belum menyampaikan laporan bulanan penjualan CPO dan PK kepada pemerintah, bahkan dua PMKS yakni GSS dan SSN tidak menampilkan papan informasi harga TBS.

Diindikasi ada pembohongan harga TBS kepada tim dan petani. Sebanyak 5% cangkang dan abu pembakaran (boiler) telah dimanfaatkan PMKS sebagai pendapatan tetap mengurangi biaya produksi.

Soal harga, di PT PMKS GSS Rp1.280/kg, rendemen 19,80%, potongan sortiran 6%, informasi papan harga dan laporan yang disajikan tidak ada serta layar timbangan tidak ditampilkan. 

Di PT PMKS SSN Rp1.180/kg (dari supplier) dan dari pembelian Medan Rp1.240/kg, rendemen 18,7% dan 7% potongan sortiran tanpa menampilkan informasi papan harga dan layar timbangan. Disajikan laporan data produksi kelapa sawit.

Sedangkan di PT PMKS BDA dan BSL, menampilkan informasi papan harga, layar timbangan dan laporan data produksi kelapa sawit. Soal harga, Rp1.110/kg di PT PMKS BDA, potongan sortiran 3% dan rendemen 17.6%, berbeda dengan PT PMKS BSL, harga Rp1.125/kg, 3,8-4,2% sortiran dan rendemen 18,6%. [] L24-Khairul

Diberdayakan oleh Blogger.