20 Jurnalis Ikuti Fellowship Investigasi Lingkungan di Lhokseumawe

Lentera24.com | LHOKSEUMAWE --  Sebanyak 20 Jurnalis dari berbagai media dan daerah di Aceh mengikuti Fellowship Investigasi Lingkungan yang diselenggarakan Bina Rakyat Sejahtera (BYTRA), bersama World Wide Fund for Nature (WWF), Balai Syura Ureung Inong Aceh (BSUIA) dan Forum DAS Krueng  Peusangan (FDKP), mulai 26-28 Oktober 2018 di Hotel Rajawali Lhokseumawe.


Direktur BYTRA, Saifuddin Irhas, dalam arahannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin sinergitas antara Jurnalis dan Aktifis dalam mengungkap berbagai persoalan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS).

Ia menjelaskan adapun DAS yang menjadi konsen investigasi yaitu DAS Krueng Peusangan, DAS Krueng Jambo Aye dan DAS Krueng Tamiang. Dimana nantinya para Jurnalis dituntut untuk menyusun sebuah proposal investigasi sesuai dengan kaedah Jurnalistik.


Untuk memudahkan para Jurnalis  BYTRA menghadirkan 3 Narasumber berkompeten,  masing-masing Yarmen Dinamika (Wartawan Senior Harian Serambi), Ayi Jufidar (Jurnalis Senior) dan Dede Suhendra (Perwakilan WWF). 

"Sesuai temanya 'Jurnalisme yang baik untuk lingkungan yang lebih baik' oleh sebab itu kami hadirkan Narasumber yang paham dan konsen di Investigasi lingkungan," ujarnya.


Disamping itu bagi 3 proposal investigasi terbaik, BYTRA akan memberikan Beasiswa liputan bagi masing-masing Jurnalis. 

"Kita inginkan ada tindak lanjut dari proposal yang telah diajukan, dengan harapan ada hasil kongkrit yang nantinya akan menjadi rumusan masalah untuk melahirkan sebuah kebijakan," pungkasnya. [] L24-004 (Razzaq)

Diberdayakan oleh Blogger.