Kemendagri Tertarik Bangun STPDN di Aceh

Lentera24.com | BANDA ACEH -- Kementrian Dalam Negeri tertarik membangun Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, karena pemerintah setempat mendukung dengan menyediakan lahan.

Foto : Antara
Anggota tim pembangunan STPDN di Aceh, Karimun Usman kepada wartawan di Banda Aceh, senin membenarkan bahwa Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tertarik membangun STPDN di kawasan Jantho, Aceh Besar, karena Bupati Mawardi menyediakan lahan 50 hektare yang sudah bersertifikat.

Karimun yang juga Ketua DPD PDI-P Aceh itu bersama Bupati Mawardi sudah bertemu langsung dengan Mendagri Cahyo Kumolo di Jakarta, Selasa (4/9). Pada pertemuan itu Bupati Mawardi menyerahkan dokumen tanah.

Karimun menyatakan, awalnya pembangunan STPDN itu direncanakan di Kabupaten Bireuen, namun Pemkab setempat belum menyediakan lahan.

"Pemkab Bireuen akan membeli tanah tersebut apabila Kemendagri telah menyetujui pembangunan STPDN tersebut. Ini kan prosesnya menjadi lama, sedangkan Aceh Besar langsung memberikan lahan yang sudah bersertifikat," katanya.

Menurut Karimun, sebenarnya propinsi lain banyak yang berminat daerahnya dijadikan lokasi STPDN, tapi karena Aceh Besar sudah siap, maka Mendagri lebih cenderung ke daerah tersebut.

Selain itu, Aceh Besar lokasinya sangat strategis, karena selain berdekatan dengan Banda Aceh selaku Ibukota Provinsi Aceh, juga daerah itu terdapat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blangbintang, sehingga memudahkan bagi dosen "terbang".

Tokoh Aceh Besar, Iqbal sangat mendukung apabila di Aceh Besar dibangun STPDN, karena bisa meningkatkan ekonomi di daerah itu.

"Jadi, dengan adanya perguruan tinggi di Aceh Besar, selain meningkatkan sumber daya manusia, juga ekonomi di sekitar kampus akan berkembang," katanya. [] ANTARA
Diberdayakan oleh Blogger.