HPP-SHaF Berharap Bantuan Beasiswa Pemko Subulussalam Dicairkan

Lentera24.com | SUBULUSSALAM -- Himpunan Pelajar Perantau Syekh Hamzah al-Fansuri (HPP-SHaF) Kota Subulussalam di Banda Aceh berharap Pemko Subulussalam segera mencairkan dana bantuan beasiswa, 2018.


Foto : Ilustrasi
Harapan itu disampaikan Ketua HPP-SHaF Subulussalam di Banda Aceh, Hasby Bancin dikonfirmasi, Rabu (5/9). Dikatakan, belum lama ini HPP-SHaF telah meminta kejelasan masalah di sana kepada Pemko Subulussalam. Namun hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi pasti dan akurat, bahkan diketahui belum jelas dinas yang menanganinya. "Panitianya belum jelas, apakah MPD atau SKPK lain," tandas Hasby berharap daerah ini serius menangani persoalan di sana.

Menurutnya, sejumlah mahasiswa yang sedang kuliah di beberapa Perguruan Tinggi (PT) negeri atau swasta di Banda Aceh dan Aceh Besar, kini sangat membutuhkan dukungan dana untuk kepentingan kuliah atau penyusunan skripsi dan hal lain yang terkait dengan pendidikan mereka. Tidak jelas realisasi pencairan disebutkan bukan tidak mungkin akan memicu unjuk rasa mahasiswa.

Karenanya Hasby berharap, dalam jangka waktu lima hari ke depan teka-teki persoalan bantuan beasiswa yang diketahuinya sudah dianggarkan, 2018 sebesar Rp1,2 miliar itu segera terjawab.

Sekretaris Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Kota Subulussalam, Saifullah Hanif dihubungi terpisah menyebutkan kalau anggaran sekira Rp1 miliar lebih di sana akan diproses tahun ini.

Dikatakan, Bagian Sosial Setdako atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam akan menangani persoalan bantuan beasiswa, 2018 dari dana hibah. "Anggaran hibah, prosesnya belum," pesan WA Saifullah.

Sementara Ketua Majelis Pendidikan Daerah ( MPD) Kota Subulussalam, Jaminuddin B dikonfirmasi mengaku kalau penanganan beasiswa serupa tahun lalu ditangani MPD.

Namun untuk tahun ini, sesuai pertemuan jajarannya dengan Sekda, Damhuri dan stakehokder beberapa bulan lalu, akan dimusyawarahkan kemudian dengan difasilitasi langsung oleh Sekda.

Belum ada kejelasan realisasnya, Jamin mengaku telah beraudiensi dengan Kepala DPKD bulan lalu. "Sampai hari ini MPD tidak dapat kabar siapa pengelola bantuan beasiswa, yang jelas MPD belum menerima amanah itu," tegas Jamin akui, tahun lalu pengelola beasiswa terkait adalah MPD. [] L24-Khairul
Diberdayakan oleh Blogger.