Dibalik Kesenangan Warga Bukit Panjang SA atas Pembangunan Pengerasan Jalan

Lentera24.com | TUALANG CUT -- Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang terus berupaya dalam memacu sebuah perkembangan demi mensejahterkan masyarakat  yang ada diwilayah perkampungan, baik dari segi pertanian, pendidikan dan pembangunan agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Aceh Tamiang khususnya melalui program-program yang telah direncanakan sebelumnya.


Selain itu, melalui program yang telah tersusun rapi dan terlaksana dengan baik, salah satunya adalah melalui program di bidang pembangunan fisik, baik yang sudah selesai dalam pelaksanaanya maupun masih dalam tahap pelaksanaan yang terdapat diwilayah-wilayah pedesaan.

Melalui program di bidang pembangunan fisik salah satunya, dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh pihak wartawan Senin (10/09) yang lalu, terdapat sebuah pekerjaan bangunan fisik berupa pengerasan jalan yang telah selesai 100% dilaksanakan beberapa minggu yang lalu dikelola  langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Tamiang melalui Bidang Bina Marga, Pekerjaan tersebut terletak di Kampung Bukit Panjang SA Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang. 

Selanjutnya, dari hasil pantauan pekerjaan Pembangunan Fisik terlihat dengan jelas melalui plang proyek yang terpampang, dengan nama paket pekerjaan : Pengerasan Jalan Kampung Bukit Panjang SA, titik lokasi Kecamatan Manyak Payed, No Kontrak : 227/BM/VI/2018, Tanggal Kontrak 21 Juni 2018 dengan anggaran Rp. 183.800.000 serta pelaksana CV. Delta Jaya Abadi, Sumber Dana APBK tahun 2018.



Lebih lanjut, pembangunan pekerjaan Fisik berupa Pengerasan jalan yang telah rampung dalam pekerjaannya, salah satu seorang masyarakat Kampung Bukit Panjang SA  (45 Thn)yang tidak ingin dipublikasihkan namanya menjelaskan kepada pihak wartawan, pihaknya sangat berterimakasih atas pembangunan jalan di desanya.

"Kami sebagai warga Kampung Perkebunan PTPN. I Bukit Panjang SA, sangat berterimakasih kepada pemda Aceh Tamiang yang telah membangun berupa pengerasan jalan sehingga kami pun dapat dengan mudah melalui dalam menjalankan aktifitas sehari - sehari dari jalan sebelumnya", ungkapnya.

Di samping itu, hasil pantauan yang dihimpun oleh pihak awak media di lapangan, dari pelaksanaan pembangunan fisik berupa Pengerasan Jalan yang telah selesai dikerjakan dengan menyerap anggaran Rp.  183.800.000 terlihat dengan jelas dalam plang proyek tidak tertuliskan volume atau pun panjang dari pekerjaan tersebut. 

Dalam hal ini, dari pelaksanaan Pekerjaan tersebut yang dikelola oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Aceh Tamiang diduga dengan sengaja tidak menunjukan volume ataupun Panjang terhadap pekerjaan yang dikerjakan dengan menyerap anggaran Rp.183.800.000 sehingga dapat menimbulkan sebuah keganjilan dari sebuah pekerjaan itu sendiri. Dan dalam hal ini juga, diminta kepada pihak dinas atau pun institusi terkait dapat melakukan pemeriksaan ulang terhadap pembangunan fisik berupa pengerasan jalan yang bertujuan mengantisipasi terjadinya sebuah mark-Up terhadap pekerjaan tersebut.

Disamping itu juga, Kamis (13/09) pihak awak media langsung mencoba menghubungi Kabid (Kepala Bidang) Bina Marga Dinas PUPR Aceh Tamiang melalui Medsos WA pribadinya ke no 0811xxxx01 guna melakukan sebuah komfirmasi dan menanyakan terkait hal tersebut, namun selang waktu lebih dari 3 jam menunggu hingga sekarang ini belum ada jawaban ataupun  penjelasan dan keterangan  dari pihak kabid Bina Marga PUPR Aceh Tamiang, sehingga berita ini dipublikasikan pada Kamis (13/09. [] L24-014 (Andi)
Diberdayakan oleh Blogger.