dr Mustakim : RSUD Sudah Bebastugaskan Oknum Perawat yang Terlibat Pungli

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang dihebohkan dengan berita pungli yang dilakukan Oknum Perawat, pada Jumat 11/08/18 terkait Biaya pembuatan Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba.



Menanggapi Hal tersebut,  Direktur RSUD Aceh Tamiang, dr Mustakim Manaf M Kes Menghubungi  Media ini, Rabu (15/08) Via WhatsApp. Menurutnya, pungli yang dilakukan oknum perawat tersebut sangatlah menyalahi aturan, terlebih bisa menimbulkan efek negatif terhadap citra RSUD di bawah kepemimpinannya.

"Tindakan tegas harus kita ambil, mengingat video kegiatan pungli yang dilakukan oknum tersebut sudah beredar luas di media masa," ujar dr Mustakim.

Atas kesalahanya, pihak RSUD melalui proses rapat unternal bersama Tim SPI, Komite Keperawatan dan  Bidang Pelayanan Keperawatan, mengambil keputusan untuk membebas tugaskan oknum perawat tersebut dari Poli Umum. "Surat bebas tugas sedang kita siapkan, dan ini sudah sesuai prosedur yang ada," kata dr Mustakim.

Disamping itu, pihaknya juga akan melakukan audit internal secara keseluruhan dalam waktu dekat guna mengantisipasi masalah-masalah guna menciptakan Zona Integritas sebagai langkah No Pungli.

"Kita harapkan langkah ini menjadi efek jera bagi para ASN yang mencoba-coba melakukan pungli dilingkungan RSUD," ungkap dr Mustakim.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komite Keperawatan RSUD Aceh Tamiang, Ns Yun Carlis S Kep, kepada Media ini Rabu (15/08)  Via Telpon. Menurutnya tindakan  yang dilakukan pihaknya sudah sesuai prosedur, dimana Oknum perawat tersebut mengakui kesalahannya dan harus diberi sanki berupa dibebas tugaskan atau non job. 

"Keputusan sudah melalui proses rapat internal, dan bukan keputusan direktur sendiri," kata Yun Carlis. [] L24-004 (Razzaq)

Diberdayakan oleh Blogger.