Cegah Peredaran N@rkoba, Geuchik Sungai Pauh Pusaka Gelar Sweeping Tengah Malam

Lentera24.com | LANGSA -- Kerjanya Geuchik Sungai Pauh Pusaka Kecamatan Langsa Bara Kota Langsa sontak mendapat apresiasi dari warganya.



Pasalnya belum genap sebulan dilantik menjadi Geuchik Sungai Pauh Pusaka Musliadi, S.Pd telah menunjukkan kerjan nyatanya. Setiap malam Geuchik bersama perangkat desa ketua pemuda dan masyarakat mengelar sweeping "Barang siapa yang di atas jam 1 malam masuk ke desa terus di introgasi" Haltersebut dilakukan untuk menghambat atau mempersempit ruang gerak peredaran n@rkoba atau pun pengguna n@rkoba di wilayah desanya. Ujar Ibrahim pada media ini Santu (4/8).

Sambungnya, selama dua minggu menggar sweeping, sudah puluhan orang yang diberikam pembinaan di kantor Desa. Memang usia geuchik bisa dikatakan termuda di kota Langsa tapi kemauannya untuk bekerja sangat luar biasa, sehingga kami selaku warga berpendapat saatnya yang muda muda untuk berkarya, tutupnya.

Sementra itu, saat dikonfirmasi media ini Musliadi, S.Pd selaku Geuchik Sungai Pauh Pusaka mengatakan, bahwa tujuan melakukan ronda malam dan melakukan sweeping bagi siapa saja memasuki desa pada jam 1 satu malam hingga menjelang pagi maka akan kami geledah apa tujuan nya dan apa barang bawaannya, kata nya.

Sambungnya, dan selama hampir dua minggu kami gelar sweeping sudah 30 orang lebih yang kami introgasi di Kantor Geuchik, bahkan yang tengah malam masuk ke desa rata-rata orang luar, ada orang Asam Petik, Alur Merbau, ada juga warga Sumut yang bekerja di Langsa maauk ke desa pada tengah malam.

Hal ini kami lakukan untuk mempersempit ruang gerak peredaran n@rkoba dan pengguna n@rkoba di Desa Sungai Pauh Pusaka ini. Apabila dalam sweeping malam hari ada kami temukan yang membawa n@rkoba maka yang bersangkutan akan kami serahkan ke pihak penegak hukum agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Karena kami beserta perangkat desa telah komit akan membuat desa ini bersih dari n@rkoba. Bahkan kami terus menghimbau kepada masyarakat tentang bahayanya n@rkoba.

Jika bukan kita yang melakukan pencegahan peredaran n@rkoba di lingkungan kita, mustahil warga kita bisa terlepas dari belenggu n@rkoba, karena membasmi n@rkoba bukan hanya tugas pihak kepolisian melainkan tugas kita semua. Dan jika masyarakat Sungai Pauh Pusaka bisa menjadi polisi bagai dirinya sendiri kami yakin daerah ini bebas dari segala bentuk jenis kejahatan.tutup nya. [] L24-007 (Roby Sinaga)
Diberdayakan oleh Blogger.