Putin Sebut Selama Piala Dunia 2018, Rusia Gagalkan 25 Juta Kali Serangan ‘Hacker’

Lentera24.com | MOSCOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan, negeri itu mendapat 25 juta kali serangan siber terhadap sistem dan infrastruktur informasi selama perhelatan Piala Dunia 2018.

Foto : Serambi
"Sepanjang pergelatan Piala Dunia, kami menggagalkan 25 juta percobaan serangan siber dan aktivitas lain yang mencoba menyerang infrastruktur informasi Rusia," kata Putin, Minggu (15/7/2018).

Berbicara dalam sebuah pertemuan yang membahas pengamanan Piala Dunia, Putin mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap perwakilan penegak hukum dari 34 negara yang membantu terjaminnya keamanan sepanjang turnamen besar itu.

Menjelang perhelatan Piala Dunia, aparat keamanan Rusia harus melakukan pemeriksaan latar belakang terhadap lebih dari dua juta orang mulai dari pekerja konstruksi hingga sukarelawan.

Putih melanjutkan, aparat keamanan Rusia juga terus menerus memeriksa semua lokasi pertandingan dari kemungkinan ancaman radiasi, senjata biologi dan kimia, serta bahan peledak.


Terkait perhelatan Piala Dunia 2018 yang berakhir dengan keberhasilan Perancis menjadi juara dunia untuk keduakalinya, Putin juga mengungkapkan rasa terima kasih terhadap para penggemar sepak bola.

"Sejumlah penggemar sepak bola amat emosional tetapi mereka amat bertanggung jawab. Saya bahkan amat terkejut melihat semua ini," kata Putin usai menyaksikan pertandingan final.

 "Saya amat berterima kasih kepada mereka, terutama terhadap sikap mereka di sepanjang turnamen ini," tambah Putin.

Lebih jauh, Putin menjanjikan peraturan visa yang fleksibel bagi para penggemar sepak bola yang sudah "jatuh cinta kepada Rusia".

Putin juga menjanjikan semua penggemar sepak bola yang memiliki tanda pengenal Piala Dunia 2018 bebas menjelajah Rusia hingga akhir tahun ini. [] SERAMBI


Diberdayakan oleh Blogger.